Gubernur Ungkap Persiapan Maluku dalam Pengelolaan Migas

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Gubernur Maluku, Murad Ismail mengatakan bahwa Maluku memiliki potensi pertambangan mineral yang potensial untuk dikembamgkan. Sehingga perlu dikelola untuk kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Dalam rapat koordinasi pengawasan interen keuangan dan pembangunan tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di kantor Gubernur Gubernur Maluku pada Kamis, (03/6/2021)

Menurutnya, terdapat beberapa jenis bahan galian, bernilai tinggi di pulau-pulau di wilayah Maluku, seperti logam dasar, mika, pasir kuarsa dan nikel. Sebagian daerah sudah dieksplorasi dan sudah berproduksi.

Tercatat beberapa pulau besar memiliki potensi untuk pertambangan mineral, untuk miga, Maluku memiliki 16 cadangan Migas, yang memiliki potensi pengembangan, sebagai cadangan energi Nasional untuk jangka Panjang. Salah satunya adalah blok Masela, yang telah dieksplorasi, dan rencana siap dieksploitasi pasa tahun 2027.

Pemerintah melalui PP Nomor 55 Tahun 2019, tentang perubahan kedua atas PP No.35 Tahun 2004, tentang kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi, serta peraturan menteri SDM No 37 tahun 2016, tentang ketentuan penawaran partisipasi initeres 10% pada wilayah kerja minyak gas dan bumi mengamanatkan bahwa kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), wajib menawarkan P1 10% kepada badan usaha milik daerah (BUMD).

Baca Juga :   Kurangi Resiko Bencana, Gubernur: Simulasi Merupakan Contoh yang Patut Dilaksanan Dimana Saja

“Pemerintah Provinsi Maluku, telah mengambil langkah cepat, dengan membentuk BUMD, yang nantinya akan mewakili pemerintah Provinsi Maluku, dalam pengeliolalan blok Masela”, Jelasnya

Melalui skema P1 10% yaitu dengan menerbitkan peraturan daerah No.7 tahun 2020, tentang perusahaan perseoroan daerah Maluku enegi abadi, dan peraturan daerah No.8 tahun 2020 tentang pernyataan modal daerah kepada perusahaan perseroan daerah maluku energi abadi.

Selanjutnya diharapkan Perseroan daerah (PERSERODA) Maluku energi abadi, bersinergi dengan dinas SDM Provinsi Maluku, untuk dapat ditindak lanjuti ke kementerian ESDM RI, dan SKK Migas.

Baca Juga :   Gubernur Maluku Terima Penghargaan Penerapan PPKM Mikro dan Kebudayaan

“Selain itu, kami harapkan Pengelolaan Blok Masela Bisa memeberi dampak positif, dan sekitar, untuk ikut berpartisipasi aktif sebagai tenaga kerja, yng diikut sertakan dalam proses eksplorasi maupun eksploitasi nantinya”, ungkapnya

Oleh karena itu penguatan kapasitas dan kualitas SDM nya, perlu disiapkan dengan matang, melalui program pendidikan yang berkualitas, baik ditingkat menengah, kejuruan, maupun perguruan tinggi.

Hadir dalam kesempata tersebut, Deputi kepala BPKP Bidang akuntan Negara, DR. Sally Salmah, Direktur Koordinasi dan superfisi wilayah II KPK Yudhiawan Wibisono, Inspektur IV Itjen Kemendagri Bahtiar Sinaga, Bupati dan Walikota Semaluku, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Rizal Suhaili, Inspektur Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota se Maluku, Kepala Bapeda Provinsi Maluku dan Kab/Kota Se Maluku. (Salim)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait