Cabuli Bocah Ingusan di Kamar Mandi, Oknum Brimob Dihukum 5 Tahun Bui

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Jeri Sebastian Wila, seorang oknum Brimob di Maluku divonis selama lima tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan Negeri Ambon, Kamis (3/6/2021).

Terdakwa divonis bersalah oleh majelis hakim telah melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan yang masih dibawah umur.

Selain dihukum lima tahun penjara, dalam sidang tersebut, terdakwa juga diminta untuk membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider dua bulan penjara.

“Terdakwa terbukti bersalah untuk itu kepada yang bersangkutan dihukum selama enam tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider dua bulan kurungan,” ucap ketua majelis hakim, Lucky Rombot Kalalo saat membacakan amar putusan.

Majelis hakim menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar pasal 82 ayat (2) UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dalam pertimbangan hakim, disebutkan, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan trauma dan rasa malu terhadap korban dan keluarganya.

Putusan majelis hakim juga masih lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Ambon, Junet Pattiasina yang sebelumnya meminta hakim agar menghukum terdakwa tujuh tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider dua bulan kurungan.

Baca Juga :   Cabuli Menantunya yang Sedang Hamil, Warga Passo Ini Dihukum 7 Tahun Bui

Atas putusan majelis hakim itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya Robert Lesnussa menyatakan masih pikir-pikir. Majelis hakim lantas memberikan waktu selama tujuh hari bagi terdakwa untuk mempertimbangkan langkah hukum selannutnya atau menerima putusan.

Untuk diketahui, terdakwa melakukan tindakan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang tinggal serumah dengannya di tempat kos mereka pada 23 Juli 2020 lalu.

Saat kejadian itu, ibu korban sementara pergi ke Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon untuk mengantarkan barang jualan, lalu terdakwa kemudian membawa korban ke dalam kamar mandi untuk memandikannya, saat itulah terdakwa mencabuli korban.

Baca Juga :   Nafsu Jajah Otak, Seorang Petani di Pulau Buru Nekat Setubuhi Siswi SMA

Kasus ini akhirnya terbonfkar dan dilaporkan ke polisi setelah korban menceritakan perbuatan terdakwa kepada ibunya. (KPL)

Berita Terkini

Pratu BK yang Pukul KO 2 Polisi di Pos Mutiara Itu Petinju?, Ini Penjelasan Kodam

Oknum TNI yang Berkelahi dengan Polisi Dibilang Petinju, Begini Penjelasan Kodam Pattimiura AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sejumlah foto dan video Pratu BK, oknum TNI...

Berita Terkait