Beri Sambutan di Acara Muswil PPP, Gubernur Murad: Partai Ini Bisa Besar Kalau tak Ada Penghianatan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Gubenrur Maluku Murad Ismail meyakini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa kembali besar dan berjaya di Maluku seperti masa lalu. Syaratnya tidak boleh ada penghianatan di dalam partai berlambang kabah tersebut.

Hal itu diungkapkan Murad saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-9 PPP Maluku yang berlangsung di Swisbell Hotal Ambon, Jumat malam (18/6/2021).

“Partai ini bisa besar. Pak Hadler (Ketua DPW PPP) jangan ada penghianatan di dalam partai ini,” kata Murad.

Murad tidak menyebut secara jelas siapa yang ia maksud sebagai penghianat di PPP.

Meski begitu ia mengaku PPP bisa tetap solid dan kuat jika tidak ada kader yang berhianat di dalam partai tersebut.

“Pasukuan bisa kuat kalau tidak ada penghianatan di dalam (partai) ini,” katanya.

Murad mengandaikan penghianatan yang terjadi dalam sebuah partai seperti kisah Ken Arok dan penghianatan yang terjadi di zaman kerajaan Singasari. Akibat adanya penghianatan, kerajaan tersebut tidak bisa bertahan.

“Kenapa kerajaan Singasari tidak bisa bertahan lama karena dia membuat kerajaan besar di dalam kerajaan Kediri. Kalau kita belum terlalu besar jangan kita paksakan diri untuk menjadi orang besar. Semua ini butuh proses,” kata Murad.

Baca Juga :   Jamin Asis Hentihu Sebagai Bupati Buru, Gubernur Murad: Saya Bukan Tipe Orang yang Ngomong Pagi Lain Sore Lain

Dalam kesempatan itu, Murad juga menyinggung soal kedekatannya dengan PPP.

Murad mengatakan saat masih menjabat sebagai kepala Korp Brimob Polri ia pernah membantu pengurus DPP yang sah untuk mengambil kembali kantor PPP yang saat itu dikuasai oleh kelompok PPP lainnya.

Murad juga menyinggung sewaktu mencalonkan diri sebagai calon gubernur Maluku, ia sudah mengantongi tujuh rekomendasi partai dan telah memenuhi syarat untuk maju di Pilkada namun karena kedekatannya dengan PPP, ia tetap berusaha untuk meraih rekomendasi PPP yang saat ini hanya satu kursi di DPRD Maluku.

Baca Juga :   Jamin Asis Hentihu Sebagai Bupati Buru, Gubernur Murad: Saya Bukan Tipe Orang yang Ngomong Pagi Lain Sore Lain

“Dulu saya waktu proses ikut Pilkada, saya sudah kantongi 28 kursi dari 7 partai, PPP ini hanya satu kursi, sebenarnya kalau saya tidak ambil juga saya bisa tetap ikut Pilkada namun kedekatan saya dengan Pak Romi dan Pak Asrul Sani sehingga saya ambil. Ini harga diri bahkan di Ambon pun kita mempertaruhkan bagaimanana DPC-DPC itu mendukung saya,” seritanya.

Pembukaan Muswil PPP Maluku dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP H. Zainut Tauhid Sa’adi yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI.(KPL)

Beri Sambutan di Acara Muswil PPP, Gubernur Murad: Partai Ini Bisa Besar Kalau tak Ada Penghianatan

Berita Terkini

Pertamina Resmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga di Kampung Baad Merauke

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses masyarakat Kampung lokal Papua dalam mendapatkan energi yang berkualitas, PT Pertamina (Persero) dan...

Berita Terkait