Belajar Tatap Muka di Ambon, Siswa SD Ditemani Orangtua

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sekolah di Kota Ambon akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) dengan melibatkan guru dan siswa di dalam kelas.

Dinas Pendidikan Kota Ambon sendiri memastikan system pembelajaran tatap muka di kelas ini akan mulai diberlakukan di Kota Ambon pada Juli mendatang.

Kepala Dinas Kota Ambon, Fahmi Salatalohy mengatakan saat sistem belajar tatap muka diberlakukan setiap materi yang diajarkan para guru hanya berlangsung selama satu jam.

“Waktunya cepat, untuk setiap mata pelajaran yang dibawa hanya satu jam, jadi interaksi guru dengan murid di kelas hanya satu jam,” kata Fahmi saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).

Selain membatasi waktu belajar tatap muka di ruang kelas, setiap siswa juga akan dibagi dalam beberapa kelompok saat belajar di dalam kelas.

Sistem sift itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan saat proses belajar berlangsung.

Ia mengungkapkan selama para siswa berada di lingkungan sekolah, pihak sekolah juga akan melakukan pengawasan secara ketat, terutama terkait protocol kesesahatan.

“Jadi situasinya tidak bisa sama seperti sebelum masa pandemi, tidak bisa bermain kumpul-kumpul banyak orang,” ujarnya.

Dia mengungkapkan khusus untuk para siswa SD, mereka akan didampingi oleh orangtuanya saat ke sekolah. Saat waktu belajar selesai, para siswa langsung pulang ke rumahnya masing-masing sambil diantar orangtuanya.

Baca Juga :   Wali Kota Ambon: Badai Pasti Berlalu

Ia menambahkan saat sekolah tatap muka berlangsung, pihak sekolah juga akan membuat sekat untuk mencegah intreraksi antarsesama siswa tanpa menjaga jarak. Setiap ruang kelas juga akan menyediakan tempat cuci tangan.

“Jadi semuanya disediakan, saat siswa masuk kelas harus dipastikan dia telah mencuci tangannya, memakai masker,” ujanrya. (KPI)

Baca Juga :   Sambut Milad ke-44, BKPRMI Maluku Gelar Donor Darah, Khatam Al Quran hingga fun Futsal

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait