Bela Pemprov, Rovik: Trotoar yang Dibangun Berhasil Atasi Banjir

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pembangunan trotoar di sejumlah kawasan di Kota Ambon masih terus menuai polemik di masyarakat.

Sejumlah warga beranggapan bahwa trotoar yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku itu sudah baik meski ada sejumlah kekurangan, namun banyak warga yang secara terbuka memprotes pembangunan trotoar tersebut.

Warga yang memprotes menilai trotoar yang dibangun dengan dana pinjama dari SNI itu tidak mengedepankan aspek keselamatan pejalan kaki. Sebab bahan keramik yang dipakai lebih licin dan membahayakan warga.

Menanggapi polemik yang masih saja terjadi itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin ikut angkat bicara terkait amsalah itu.

Menurut Rovik, pembangunan trotoar disertai pembersihan drainase di sejumlah kawasan di Kota Ambon telah berhasil mengatasi banjir yang selalu terjadi saat musim penghujan.

Ia mencontohkan di kawasan AY Patty dan beberapa kawasan lainnya yang menjadi kawasan langganan banjir kini telah teratasi setelah proyek renovasi trotoar rampung dikerjakan.

“Coba lihat saat ini tidak ada lagi banjir di pusat kota Ambon, itu karena saat renovasi selokan di keruk, sehingga saluran air lebih baik,” katanya kepada Kampiun.co.id, Jumat (11/6/2021).

Baca Juga :   Menyoal Keluhan Masyarakat dan Protes Dana SMI, Ini Penjelasan Detail Akademisi Unpatti

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku fakta tersebut harus diungkapkan agar masyarakat dapat menilai manfaat dari pembangunan trotoar itu secara objektif. Fakta bahwa pusat kota Ambon tidak lagi banjir harus disampaikan agar pemerintah provinsi tidak selalu harus disalahkan.

“Ini faktanya yang harus disampaikan secara objektif, bahwa saat ini tidaka da lagi banjir di pusat kota walaupun musim hujan,” katanya.

Terkait keluhan banyak warga soal kondisi keramik trotoar yang sangat licin, Rovik mengaku sangat memahaminya.

Menurutnya kekurangan itu tentu akan diperbaiki oleh pemprov Maluku dalam hal ini dinas pekerjaan umum yang menangani proyek tersebut.

Baca Juga :   Sekda Maluku: Stunting Harus Dicegah Sedini Mungkin

“Tentu kalaua da kekurangan pasti akan diperbaiki,” ujarnya.

Untuk diketahui dinas pekerjaan umum dalam beberapa hari mulai melapisi keramik yang licin dengan cat khusus. Pekerjaan melapisi keramik dengan cat khusus itu mulai dilakukan di tortoar yang berada di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku.

Sejumlah pekerja mengaku cat khusus itu dapat berfungsi untuk mengatasi keramik yang licin di atas trotoar. (KPL)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait