Banjir Bandang Mengintai, Kota Ambon Terancam Tenggelam?

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebagian wilayah di Kota Ambon terancam menghadapi bencana banjir bandang yang maha dahsyat.

Ancaman bencana itu berpotensi terjadi dan mengancam keselamatan banyak warga lantaran tiga tempat penampung air berukuran raksasa yang berada di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Ambon saat ini terancam ambruk.

Tiga tempat penampungan air berukuran raksasa itu terancam ambruk lantaran kondisi tanah tempat ketiga bangunan itu berdiri saat ini sedang dalam kondisi labil akibat terjadinya pengisisan tanah yang disebabkan oleh bocornya sejumlah pipa saluran air di kawasan itu.

Kondisi semakin mengkhawatirkan lantaran dalam dua hari terakhir ini, pengisan terus terjadi dan mulai menyebabkan longsor di kawasan itu. Titik longsor dan pipa yang bocor hanya berjarak sekitar lima meter dari tiga tempat penampungan air tersebut.

Pengikisan dan longsoran bahkan telah menimpa rumah warga di kawasan itu. Akibatnya dua kepala keluarga di lokasi itu kini memilih mengungsi dan tidak berani untuk tidur di rumah mereka saat malam hari.

Pengisian tanah juga mengakibatkan material dan sidimen yang tersumbat akibat tidak adanya saluran mulai meluap hingga ke jalanan.

Baca Juga :   Gubernur Maluku Disuntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19

Yunus Latekay, salah satu warga setempat yang ikut mengungsi karena rumahnya ikut tertimpa longsor mengatakan pengikisan tanah yang dipicu oleh bocornya pipa PDAM sudah terjadi sejak lama, namun dampaknya baru dirasakan warga sejak dua hari lalu.

“Kejadian ini terjadi bukan karena hujan tapi karena pipa PDAM bocor dan itu sudah terjadi sejak lama bahkan dari tahun 2007 kita di sini itu pipanya sudah bocor. Nah saat ini ada pengikisan tanah dan dibawa ini semua sudah kosong,” kata Yunus kepada waratwan di lokasi kejadian, Minggu (56/6/2021) sore.

Baca Juga :   Belanda Menang, Pendukung Konvoi di Ambon, Ada Perempuan Telanjang Badan

Dia menjelaskan, ada empat pipa besar yang terhubung dengan tiga tempat penampung air bersih yang terancam ambruk tersebut. Pipa-pipa milik PDAM itu selama ini digunakan untuk menyuplai air bersih ke warga di pusat Kota Ambon.

Saat ini kata dia ada kebocoran di pipa-pipa tersebut sehingga menyebabkan terjadinya pengikisan parah hingga membuat longsor dan ikut membawa sidemen tanah bercampur pasir dan air terbawa ke kawasan jalan hingga mengancam permukiman warga.

“Kami juga tidak tahu mengapa masalah ini tidak diperhatikan, katanya ada enam titik bocoran di pipa dan yang sudah ditutup empat bocoran, nah yang satu ini tidak diketahui kemungkinan itu dibawah tanah, ini yang bahaya,” ungkapnya.

Ia mengaku jika masalah tersebut tidak segera diselesiakan, maka kemungkinan terjadinya banjir bandang sangat terbuka lebar. Sebab tanah di kawasan tersebut sudah sangat rapuh akibat pengikisan yang terus terjadi.

“Kalau sampai terjadi itu bukan banjir bandang lagi tapi tsunami gunung itu bisa sampai ke Waihaong, Perigi Lima kena semua. Tetap dia masuk ke rumah-rumah penduduk, karena tidak ada salurn di sini tidak ada kali, dan kondisi diabwa tanah itu sudah kosong,” paparnya.

Baca Juga :   Miris! Calon Siswa Baru di Ambon Dicekal Pihak Sekolah Lantaran Mengenakan jilbab

Yunus mengakui sejak beberapa hari terakhir ini, ia dan keluarganya tidak lagi berani tidur di rumah mereka karena takut bencana akan dating tiba-tiba. Ia pun berharap pemerintah kota Ambon dan instansi berwenang lainnya segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Apalagi ini musim hujan, kondisinya sangat rawan sekali kalau bencana datang orang-orang semua di sini bisa habis,” katanya.

Sekrataris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru saat meninjau lokasi tersebut mengakui longsor yang di kawasan itu terjadi karena adanya kebocoran seumlah pipa milik PDAM.

Baca Juga :   6 Bulan Bertugas di Sarang KKB, 100 Personel Brimob Maluku Akhirnya Ditarik ke Barak

“Kalau kasus yang kita perhatikan hari ini, ini kejadian sudah dua hari lalu itu sumbernya di atas nah di atas itu ada pipa PDAM kemungkinan pipa itu mungkin juga bocor, airnya keluar dari pipa dan mengikis tanah sehingga terjadi longsoran itu yang mengalir sampai dibawah,” ungkapnya.

Ia mengakui sejumlah pipa yang bocor sudah berhasil ditangani PDAM namun ada kebocoran yang belum bisa ditangani lantaran lokasinya yang kemungkinan berada di bawah tanah.

“Dan hari ini teman-teman dari DAMPAR, Linkungan Hidup dari PU serta warga di sini sedang bekerja untuk sama-sama kita menyelesaikan ini.

Terkait masalah tersebut, ia mengaku Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy telah memerintahkan agar masalah tersebut segera ditangani secepatnya.

“Hari ini diminta juga oleh Pak wali agar kita tangani karena kalau tidak musim penghujan airnya turun ke badan jalan karena saluran juga tertutup dan ini bisa mengikis tanah sehingga terjadi longsoran,” ungkapnya. (KPL)

Banjir Bandang Mengintai, Kota Ambon Terancam Tenggelam?

Berita Terkini

Pasukan Lapis Kedua Italia Tundukkan Wales di Olimpico Roma

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Italia kembali memetik kemenangan kala bersua Wales di matchday ketiga Euro 2020 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, Italia,...

Berita Terkait