Aksi Blokir Jalan Warga Eti tidak Berkaitan dengan Pergantian Penjabat, Kadis PMD: Itu Mereka Cuman Emosi

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Drs.Moksen Pellu, menyampaikan aksi warga melakukan pemblokiran jalan di Desa Eti tidak berkaitan dengan plantikan penjabat desa yang baru di Desa itu.

” Aksi itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan protes warga terkait pergantian penjabat di Desa Eti, ” ujarnya saat dikonfirmasi Wartawan Rabu (9/06/2021).

Pellu menyebut Aksi pemblokiran jalan tersebut dilakukan oleh warga lantaran merasa emosi lalu melampiaskannya dengan melakukan penutupan jalan di wilayah itu.

” Ya ini cuman karena emosi, ” ungkapnya.

Dalam keterangannya itu Pellu tidak lebih gamblang menyebut penyebab warga tersulut emosinya hingga mereka melakukan aksi pemblokiran jalan di desa itu.

Hanya saja Pellu menyebut warga Eti yang dikenalnya cukup baik agar dapat menjaga nama baik itu, ” Seperti yang saya sampaikan kemarin kalau masyarakat Eti cukup dikenal baik, mari jaga itu, ” tuturnya.

Baca Juga :   Sengkarut Lahan, Golkar SBB Minta DPRD Fasilitasi Pemda dan Masyarakat Duduk Satu Meja

Jelasnya, aksi blokir jalan yang dilakukan warga Eti bukanlah sebagai bentuk protes mereka terhadap keputusan Pemeritah Daerah (Pemda) SBB terkait pergantian Penjabat Desa.

Sebab menurutnya, keputusan yang diambil pemerintah daerah sangatlah tepat dan terbaik buat masyarakat.

” Yang pasti kami Pemda mengambil keputusan yang terbaik buat kepentingan masyarakat, ” ujarnya.

Dirinya memastikan jika langkah yang diambil Pemda SBB itu tidak bertentangan, kalaupun benar keputusan itu dipertentangkan maka pihaknya akan menyampaikan langsung kepada Bupati.

” Mudah-mudahan langkah itu tidak dipersoalkan, nanti Kesbangpol akan jelaskan itu. Kalau memang benar itu terjadi kita laporkan kepada pak bupati, tapi kita berharap sangat kalau itu tidak terjadi. Jadi, tidak ada hubungannya Penjabat dengan jalan itu, ” tandasnya.

Baca Juga :   Sengkarut Lahan, Golkar SBB Minta DPRD Fasilitasi Pemda dan Masyarakat Duduk Satu Meja

Diberitakan sebelumnya aksi warga desa Eti memblokir jalan lantaran kesal atas keputusan Pemda SBB yang melantik penjabat Desa Eti atas nama Ny. Oktovina Siwalette menggantikan pejabat Desa Eti Hermanus Tuhuteru tanpa sepengetahuan masyarakat Desa Eti.

Menurut warga pengangkatan penjabat Desa yang baru menggatikan penjabat lama sarat kepentingan, sebab proses pengusulan penjabat baru hanya dilakukan sekelompok orang tanpa melalui musyawarah dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat di desa itu.

Aksi blokir jalan warga Eti ini tidak sampai berlangsung lama setelah aparat keamanan dan pihak Pemda SBB berhasil melakukan mediasi saat menemui warga dilokasi aksi itu. (K-B)

Berita Terkini

2 Bocah di Ambon Tersert Banjir di Sungai, Satu Korban Hilang

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua bocah di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon terseret banjir di sungai saat hujan lebat mengguyur...

Berita Terkait