3 Tersangka Korupsi ADD Gale-Gale Diserahkan ke Jaksa

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maluku Tengah akhirnya menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi ADD dan DD, Negeri administrasi Gale-Gale, Kecamatan Seram Utara Barat, Maluku Tengah, tahun 2015 dan 2016.

Kasus tersebut melibatkan tiga tersangka, mereka adalah SW (41), M (53), dan SA (38). Kasus tersebut akhirnya rampung setelah berkas ketiga tersangka dinyatakan lengkap atau P21.

Kasus dugaan korupsi ADD dan DD Negeri Administrasi Gale-Gale tahun anggaran 2015 dan 2016 yang melibatkan ketiga tersangka merugikan keuangan negara sebesar Rp.311.016.510.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rosita Umasugi mengatakan setelah dinyatakan lengkap, berkas kasus tiga tersangka kasus korupsi ADD tersebut langsung dilimpahkan penyidik ke Kejaksaan Negeri Masohi.

“Setelah dinyatakan lengkap atau P21, maka selanjutnya dilimpahkan atau tahap II kepada JPU Kejari Malteng,”kata Kapolres, kepada waratwan, Selasa (15/6/2021).

Dia menjelaskan, pelimpahan berkas perkara tiga tersangka dan barang bukti kepada JPU Kejari Malteng dilakukan penyidik sekitar pukul 11.00 WIT.

Baca Juga :   Uang Hasil Korupsi BBM Senilai 81 Juta Dikembalikan ke Jaksa

“Penyerahan tersangka dan barang bukti sehubungan dengan dugaan tindak pidana Korupsi ADD dan DD negeri administrasi Gale-gale sudah dilakukan tadi,” ujarnya.

Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan berdasarkan surat kepala Kejari Malteng bernomor : B-527/Q.1.11/Fd.1/06/2021, tertanggal 8 Juni 2021 tentang pemberitahuan hasil penyidikan perkara tersangka S W dkk sudah lengkap (P.21).

“Selain itu juga surat Kapolres bernomor : T/37.c/VI/2021/Reskrim, tanggal 15 Juni 2021 tentang pengiriman tersangka dan barang bukti.

Pelimpahan berkas perkara, barang bukti dan ketiga tersangka ini selesai dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIT sore tadi, ” beber Kapolres.

Rosita mengaku, dengan adanya pelimpahan berkas perkara, barang bukti, dan tersangka itu, maka kasus korupsi ADD dan DD Negeri Administrasi Gale-Gale, selanjutnya merupakan kewenangan JPU Kejari Malteng untuk disidangkan.

Baca Juga :   Kasus Pembobolan BNI Ambon, Kejari Selamatkan Uang Hasil Korupsi Senilai Rp 2,6 Milliar untuk Negara

“Ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal 2 ayat (1) subsidair pasal 3 dan pasal 8 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999, juncto Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, ” pungkanya. (KPL)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait