1.090 Calon Jemaah Haji Maluku Batal ke Tanah Suci, Kanwil Kemenag: Ini Cobaan Allah, Kita Harus Bersabar

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Repubkik Indonesia melalui Kementrian Agama resmi membatalkan pengiriman calon Jemaah haji (CJH) ke tanah suci Mekka, Arab Saudi tahun 2021.

Kepastian pembatalan keberangkatan calon jamaah haji Indonesia itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan calon jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah.

Dengan keputusan pemerintah itu maka secara otomatis sebanyak 1.090 calon Jemaah haji asal Maluku yang sejatinya akan berangkat tahun ini dipastikan kembali batal berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji di tahun ini.

“Jumlah calon Jemaah haji asal Maluku yang batal berangkat tahun 2021 ini ada sebanyak 1.090 orang,” kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis kepada kampiun.co.id saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Dia menjelaskan, pembatalan pengiriman calon Jemaah haji ke tanah suci itu dilakukan karena hingga saat ini belum ada izin dari pemerintah Arab Saudi.

“Itu karena belum ada izin dari pemerintah Arab Saudi, jadi hanya beberapa Negara saja yang diizinkan kesana,” ujarnya.

Atas keputusan pemerintah itu Jamaludin mengaku pihaknya akan menggelar rapat bersama seluruh jajajarnnya dan juga para calon Jemaah haji untuk menyampaikan hal tersebut agar dapat diketahui para jamaah calon haji.

Baca Juga :   Tsunami Terjang Tehoru Setelah 2 Menit Gempa Guncang Maluku Tengah

Ia juga meminta agar calon jamaah haji tidak berkecil hati karena keputusan pemerintah itu demi kebaikan para Jemaah haji.

“Saya sudah sampaikan ke jajaran dan besok itu kita akan rapat secara virtual dengan para calon jamaah haji untuk memberitahukan hal ini. Saya juga ingin menyampaikan keputusan pemerintah ini untuk kebaikan kita semua karena kita tahu situasi pendemi masih berlangsung,” ungkapnya.

Ia pun berkeyakinan semua calon Jemaah haji Maluku pasti akan menerima keputusan pemerintah tersebut.

Baca Juga :   Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Maluku

“Soal itu (pembatalan) saya yakin Jemaah haji Maluku ini tetap patuh pada keputusan pemerintah, insya Allah kita di Maluku tidaka da masalah.
Saya hanya mau menyampaikan bahwa kita harus bersabar, harus tawakal karena ini cobaan dari Allah,” katanya. (KPL)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait