Vaksinasi Massal di Tribun Lapangan Merdeka Abaikan Prokes

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pelaksanaan vaksinasi massal di hari terakhir yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka Kota Ambon diikuti ribuan warga, Senin (31/5/2021).

Berdasarkan pantauan kampiun.co.id di lapangan, banyaknya warga yang datang ke lokasi itu untuk mengikuti vaksinasi membuat kerumunan sulit dihindari.

Warga bahkan terlihat berdesak-desakan untuk sekedar mendaftar diri dan mengikuti wawancara dari tim kesehatan.

Vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah Kota Ambon sendiri telah berlangsung sejak pekan kemarin.

Dari pantauan di lapangan, di dalam tribun Lapangan Merdeka proses vakisinisi tidak lagi menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya ketentuan menjaga jarak sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Ratusan warga yang masuk ke dalam Tribun Lapangan Merdeka pun duduk sambil berdesakan karena kursi yang disediakan diatur rapat tanpa mempertimbangkan jarak aman.

Ironisnya para petugas Satpol PP maupun petugas kesehatan yanga da di lokasi itu tidak melarang warga yang saling berdesak-desakan.

Banyaknya warga yang berdesakan membuat sejumlah warga lainnya memilih menunggu di lokasi yang jauh dari Tribun Lapangan Merdeka.

Baca Juga :   Wali Kota Mengklaim Vaksinasi Covid-19 di Ambon Terbaik di Indonesia

“Mendingan kita tunggu di sini saja kalau (berdesakan) model seperti begitu kita bisa tertular corona, siapa bisa jamin mereka yang dating semua itu aman,” kata Hamida salah seorang warga Batu Merah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendi Pelupessy  mengakui ada ribuan warga yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi di hari terakhir. Kondisi itu membuat situasi di lokasi vaksinasi menjadi membludak dan sulit dikendalikan.

“Hari ini terakhir makanya membludak, banyak sekali warga yang dating,” kata Wendi kepada kampiun.co.id via telepon selulernya, Senin (31/5/2021).

Ia menerangkan di hari terakhir vaksinasi massal ini ada sebanyak 7.200 warga Ambon yang  mendaftarkan diri.

Baca Juga :   Gubernur Murad Ismail Berharap Percepatan Vaksinasi Dorong Pemulihan Ekonomi

“Untuk hari ini sudah 7.200 yang mendaftar dan sampai saat ini baru 2.700 yang telah divaksin, jadi memang banyak sekali,” ujarnya.

Saat disinggung soal penerapan protocol kesehatan yang dilanggar, Wendy enggan menanggapinya. “Saya lagi rapat, okey ya,” katanya diujung sambungan telepon.  (KPL)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait