Terlibat Sindikat Penipuan,  Ketua YAB Ternyata Seorang Residivis

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Ketua Yayasan Anak Bangsa (YAB) Josefa J. Kelbulan dan sekretarisnya Lambert W. Miru  telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi di tahan di sel tahanan Polda Maluku, Selasa (4/5/2021).

Kedua tersangka harus berurusan dengan polisi setelah dilaporkan sejumlah korban yang merasa dirugikan ke Polda Maluku. Dalam kasus ini polisi menyebut kerugian dari para korban lebih dari Rp 800 juta rupiah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku, Kombes Pol Sih Harno mengungkapkan dari keterangan yang diperoleh ternyata pelaku utama yang juga ketua yayasan, Josefa J. Kelbulan sempat diadili dengan kasus yang sama.

“Tersangka pertama ini termasuk residivis, karena sudah pernah dua kali diputus oleh pengadilan yang bersangkutan ini juga melakukan tindak pidana penipuan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya tersangka melancarkan aksi penipuan dengan cara menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa YAB akan mendapatkan suport dana dari 6 Negara yakni Australia, Singapura, Thailand, Perancis, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Tersangka lalu mengajak masyarakat yang mau menyetorkan dana kepada yayasan itu akan mendapat bantuan. Untuk mengelabui para korbannya kedua tersangka menggunakan istilah tender untuk mengumpulkan uang dari para korban.

Baca Juga :   Temui Kapolda Maluku, Pengurus HMI Diskusi Soal Pengamanan Malam Takbiran

Pertama, tender relawan. Bagi siapa yang menyetorkan dana Rp 250 ribu, maka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 juta.

Selanjutnya ada juga tender rumah ibadah. Menurut Harno bagi siapa yang menyetorkan dana Rp 1 juta, maka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 50 juta dengan rincian, Rp 30 juta untuk disumbangkan kepada rumah ibadah dan Rp 20 juta untuk penymbang.

Lalu ada juga tender relawan 45. Kepada masyarakat yang menyetor Rp 1 juta maka mereka  akan mendapatkan bantuan Rp 45 juta.

Selanjutnya ada yang namanya tender relawan lepas. Siapa yang menjadi relawan lepas dan menyetor Rp 1 juta akan mendapatkan bantuan atau bonus Rp 100 juta.

Baca Juga :   Terlibat Skandal Penipuan, Pimpinan Yayasan Anak Bangsa Ditangkap Polisi

Atas perbuatan kedua tersangka tersebut, penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Maluku yang menangani kasus itu  menjerat kedua tersangka dengan Pasal 378, dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (KPL)

Terlibat Sindikat Penipuan,  Ketua YAB Ternyata Seorang Residivis

Berita Terkini

Silaturahim, Kajati Maluku yang Baru Temui Kapolda

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Undang Mugopal menggelar kunjungan silaturahim ke Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri.Pertemuan antara dua petinggi...

Berita Terkait