Terkait DD, Kapolri: Saya Pastikan Kepolisian Akan Beri Edukasi dan Pendampingan Pada Kades

0
10

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, seluruh personilnya di daerah akan melakukan pendampingan dan edukasi kepada Kepala Desa atau Kades terkait penggunaan dana desa.

Kepastian ini disampaikan Kapolri saat tatap muka bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, di Mabes Polri Jakarta Selatan, kemarin.

Menurutnya, akan dilakukan edukasi oleh Polri dan kalau ada penyimpangan tentu diberikan sanksi.

“Ada edukasi oleh Polri kepada para Kades berkaitan dengan kegunaan dana desa. Kalau ada penyimpangan, pasti ada sanksinya,” kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima Kampiun.co.id, Rabu (26/5/2021).

Pendampingan dan edukasi terkait penggunaan dana desa oleh aparat kepolisian, kata Sigit, untuk memastikan implementasi anggaran tersebut dapat berjalan secara baik dan memberi keuntungan bagi seluruh masyarakat desa.

“Kami akan memberikan pendampingan supaya masyarakat punya usaha yang benar dan juga terlindungi. Perlu sosialisasi kepada para Kades melalui Vccon, silahkan dimanfaatkan dan kami akan mendampingi,” ujar Sigit.

Selain penggunaannya sesuai tujuan, pendampingan tersebut juga, kata Kapolri, bisa meminimalisir potensi penyalahgunaan.

Menurutnya, elemen terkait juga bisa memanfaatkan aplikasi Binmas Online System (BOS) dalam mengawal penggunaan dana desa. Aplikasi itu merupakan pemantapan program Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan Kapolri.

“Potensi yang perlu dijaga jangan sampai ada kerugian negara. Silahkan memanfaatkan aplikasi BOS Bhabinkamtibmas,” ajaknya

Sementara Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengapresiasi TNI/ Polri, karena selama ini terlibat dan aktif membantu pihaknya dalam menjalankan program pemerintah kepada masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan dalam pengawasan dan pendampingan penyaluran BLT oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Penyaluran BLT jadi percaya diri dan tidak khawatir dengan adanya pendampingan oleh Polri dan TNI,” kata Menteri.

Baca Juga :   Resahkan Masyarakat, Kapolri Instruksikan Seluruh Polda Berantas Aksi Premanisme

Ia meminta dukungan pendampingan dan pengawasan dana desa tahun 2022, di 74.841 desa. Karena ada desa yang memiliki potensi wisata dan sangat memerlukan pendampingan dan pengawasan Polri.

“Ada desa wisata yang perlu dikoordinasikan dengan Polri,” pungkasnya. (DBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here