Sambut Lailatul Qadar, Masyarakat Hualoy-Tomalehu Hatam Al Quran 36 Kali Dalam Semalam

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Ratusan masyarakat Negeri Hualoy dan Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menyambut malam Lailatul Qadar dengan membaca Al Quran secara massal.

Warga yang terlibat dalam kegiatan membaca Al Quran secara massal itu melibatkan para  santri Taman Pengajian Al Quran (TPQ), Majelis Taklim hingga masyarakat umum. Kegiatan yang berlangsung pada malam 27 Ramadhan itu  dipusatkan di Masjid Zainal Abidin dan Lawataka Negeri Hualoy.

Selain di dua masjid tersebut, pengajian massal itu juga dilakukan warga di mushalah-mushalah dan  tenda-tenda yang  mereka dirikan di sejumlah jalan di perkampungan.

Dalam pengajian massal itu, warga di dua desa tersebut berhasil menghatam Al Quran sebanyak 36 kali dalam semalam.

Warga begitu antusias mengikuti pengajian massal di malam 27 Ramadhan atau oleh warga setempat disebut malam 27 Likur itu, karena warga meyakini malam tersebut sebagai malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.

Kegiatan bertemakan Bumi Cinta ini dikemas dalam me kuposo puru atau mari mengaji. Sejumlah kalangan menilai, kegiatan ini merupakan kali pertama dan baru pernah terjadi di Provinsi Maluku.

Baca Juga :   Seorang Pendemo Diamankan Polisi Dalam Aksi Unjukrasa Tuntut Ganti Rugi di PLN Rayon Masohi

Ketua Panitia Penyelenggara, Amran Tubaka mengatakan, tujuan diadakan kegiatan ini selain menjemput datangnya malam Lailatul Qadar, juga untuk meningkatkan kembali minat baca Al Quran kepada generasi muda, agar mereka senantiasa mendalami dan memahami pesan-pesan Tuhan.

Dia mengungkapkan, kegiatan ini didukung oleh banyak pihak, salah satunya Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. Selain itu juga, ada teman-teman dari Literasi Al Quran Kota Ambon, dan Mahasiswa Kulia Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon di Negeri Hualoy.

“Jadi ada beberapa pihak yang turut membantu kami dalam kegiatan ini, seperti Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. Mahasiswa KKN Unpatti di Hualoy, juga teman-teman Literasi Alqur’an Kota Ambon turut terlibat dalam hajatan akbar ini,” katanya.

Baca Juga :   Italia Hancurkan Turki 3 Gol Tanpa Balas

Menurut Tubaka, pengajian akbar tersebut  awalnya menargetkan 33 kali hatam Al Quran. Namun antusiasme masyarakat cukup tinggi, sehingga warga mampu menghatam Al Quran sebanyak 36 kali .

Adapun warga menghatam Al Quran sebanyak 33 kali hanya dalam waktu tujuh jam. Jika dijumlahkan maka 33 kali hatam Al Quran sama dengan membaca Al Quran sebanyak 990 juz. Sedangkan 36 kali hatam Al Quran sama artinya dengan membaca Al Quran sebanyak 1.080 juz Al Quran. Jumlah juz dalam Al Quran sendiri sebanyak 30 juz.

“Iya, jadi kita mulai pada pukul 14.00 WIT. Dari duhur sampai ashar kita menghabiskan 300 juz. Setelah itu kita lanjut lagi dari selesai shalat tarawih atau tepat pukul 22.00 WIT hingga 02.00 dini hari. Jadi kita menghabiskannya selama 7 jam. Kami bersyukur karena dari 990 juz yang ditargetkan, meningkat menjadi 1.080 juz, dengan 36 kali khataman,” terangnya.

Baca Juga :   Miris! Calon Siswa Baru di Ambon Dicekal Pihak Sekolah Lantaran Mengenakan jilbab

Menurutnya, kegiatan mari mengaji ini akan menjadi agenda tahunan di setiap malam ke-27 Ramadhan.

“Ini akan menjadi agenda tahunan,” katanya.

Bisri Hehanussa, Pejabat Negeri Hualoy menegaskan, kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi generasi muda untuk memahami isi dan ajaran Al Quran, guna membentuk karakter pemuda yang religius.

“Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini kedepan terus dilakukan, agar bisa merubah karakter pemuda-pemudi yang ada di negeri Hualoy dan Tomalehu,” harapnya.

Sementara Ahmad Ibra Lussy, Ketua Yayasan Insan Cerdas Sejahtera mengatakan, lembaganya akan tetap mendukung berbagai kegiatan selama itu diperlukan.

“Prinsipnya, yayasan akan tetap mendukung dan mensuport kegiatan-kegiatan seperti ini, selama itu dibutuhkan oleh masyarakat maupun komunitas-komunitas sosial lain,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan sosial keagamaan, seperti pepmbacaan 990 juz Al Quran yang digelar masyarakat Hualoy dan Tomalehu saat ini. Termasuk Pesantren Ramadahan yang sedang diselenggarakan di Desa Iha dan Luhu.

Baca Juga :   Ricuh di Gunung Botak, Polisi Lepaskan Tembakan, 2 Provokator Ditangkap

Menurutnya Ibra, pihaknya akan powerfull dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang bertemakan sosial dan keagamaan. (DBA)

Sambut Lailatul Qadar, Masyarakat Hualoy-Tomalehu Hatam Al Quran 36 Kali Dalam Semalam

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait