Peternak di MBD Pasok 5 Ton Daging Ayam Segar ke BKP-BTR

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Kelompok peternak di Desa Lurang dan Uhak, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memasok 5 ton daging ayam ke Perusahaan Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) dalam satu bulan.

Dino Musida, Bagian Komunikasi BKP-BTR mengatakan, dalam sebulan ini, pihaknya menerima sebanyak 5 ton daging ayam segar yang dipasok dari para peternak di MBD.

“Ayam potong segar itu sebelumnya dikirim ke Prasmanindo Boga Utama (PBU). Kemudian dari PBU dipasok ke kami, di BKP-BTR. Biasanya, kuota peternak dari Lurang maupun Uhak masing-masing 2.500 kilogram. PBU sendiri merupakan perusahaan mitra kami, yang termasuk menyediakan catering kepada para karyawan,” katanya.

Menurut dia, tidak saja daging ayam segar, tapi juga telur dan sejumlah komoditi lain yang dikerjasamakan seperti sayur-mayur, buah-buahan, ikan, tahu-tempe bahkan kerupuk yang merupakan hasil produk warga setempat.

Dilanjutkan Dino, kerjasama ini sudah berjalan sejak lama. Hal ini dilakukan BKP-BTR sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Lurang dan Uhak, yang saat ini sedang mengembangkan usahanya secara kelompok di desa masing-masing.

Agar kegiatan yang dilakukan masyarakat ini tetap berjalan secara professional, maka pihaknya memprogramkan dalam usaha Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Baca Juga :   LIN Sudah Pasti, Pakar Ekonomi: Tapi Sejauh Mana Maluku Masuk dalam Proyek Nasional Itu?

Dalam program tersebut, kata Dino, terdapat tujuh kegiatan unggulan salah satunya, peningkatan pendapatan riil masyarakat di kedua desa, yang kini menyebar hingga ke Kampung Baru, Kecamatan Wetar Utara.

Program ini melibatkan pihak Community Affairs (Comdev) dalam External Affairs Department. Comdev bertindak sebagai pembina para kelompok peternak.

Dia bilang, sebagian bahan pangan bagi seluruh karyawan BKP-BTR maupun kontraktor yang disediakan PBU memang berasal dari masyarakat dengan pola kemitraan.

Di Lurang sendiri ada lima kelompok, sementara di Uhak empat kelompok peternak. Di mana, setiap kelompok terdiri antara empat hingga lima orang.

Baca Juga :   Situasi Pandemi, Bali Dinilai Paling Siap Gelar Munas Kadin

Menariknya, sebagian besar warga ikut terlibat dalam kegiatan panen ayam mulai dari pengumpulan, pemotongan hingga penyerahan langsung kepada pihak PBU.

Salah satu tugas lain dari Condev juga, kata Dino, yakni melakukan pemeriksaan rutin terhadap kesehatan dan biosecurity pemeliharaan ternak ayam serta sistem kandang.

“Selain itu, kontrol pembelian bibit ayam (DOC/Day Old Chicken), juga manajemen pemeliharaan agar sesuai dengan standar dan kuota kebutuhan PBU,” katanya.

Dino mengaku bangga bekerjasama dengan para peternak tersebut. Sebab, produksi ayam yang didapatkan sangat memuaskan. Misalkan, tentang bobot ayam rata-rata 1,8 kilogram, yang makanannya sesuai dengan prosedur pemeliharaan mencakup; starter, growing dan finisher.

Untuk kebutuhan pakan, vitamin dan obat-obatan dibeli di Kupang dan kerap diangkut dengan Kapal Perintis milik Pelni dalam jumlah kecil. Semenatara dalam jumlah besar, biasanya diangkut langsung dengan menggunakan kapal LCT yang dioperasikan BKP-BTR ke Wetar.

“BKP-BTR berharap dari kemitraan tersebut, usaha peternak ayam masyarakat di Lurang dan Uhak, bisa mandiri dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :   Situasi Pandemi, Bali Dinilai Paling Siap Gelar Munas Kadin

Dia menambahkan, BKP-BTR punya komitmen untuk memberikan manfaat ke masyarakat sekitar, yaitu Desa Lurang dan Desa Uhak.

“BKP-BTR memberi makan karyawan, maka harus membina kelompok peternak di Lurang dan Uhak untuk pengadaan daging ayam dan lain-lain. Jadi masyarakat dapat manfaat dari perusahaan dengan cara memasok daging ayam,” pungkasnya.(DBA)

Peternak di MBD Pasok 5 Ton Daging Ayam Segar ke BKP-BTR

Berita Terkini

Ambon Keluar Dari Zona Merah, Satgas: Pasien Sembuh Meningkat

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kota Ambon, Provinsi Maluku kembali keluar dari zona merah atau risiko penyebaran Covid-19.Ambon kembali ke zona oranye dengan mengantongi...

Berita Terkait