Naikkan Tarif Parkir Demi Genjot PAD, di 5 Kawasan Strategis Dihitung Per Jam

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi menaikkan tarif parkir kendaraan di tepi jalan umum.

Kebijakan menaikkan tarif parkir ini berdasarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 16 Tahun 2021, tentang Tarif Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum.

Saat ini kebijakan tersebut tengah disosialisasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon kepada masyarakat dan pengguna kendaraan.

Kebijakan menaikkan tarif parkir ini dilakukan pemerintah Kota Ambon untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menurun selama masa pandemi Covid-19.

PAD Kota Ambon dari sektor perparkiran mencapai Rp 5 miliar setiap tahunnya. Jumlah itu dinilai masih sangat sedikit sehingga perlu digenjot lagi.

Berdasarkan Perwali tersebut, tarif parkir progresif yang diterapkan di zona strategis meliputi kendaraan roda dua, roda tiga, roda empat, roda enam dan kendaraan yang memiliki lebih dari enam roda.

Untuk kendaraan roda empat, tariff yang diberlakukan untuk jam pertama sebesar Rp 4.000, kemudian akan naik Rp 2.000 setiap satu jam berikutnya, roda enam Rp 6.000 di jam pertama, kemudian naik Rp 3.000 pada jam berikutnya, dan untuk roda lebih dari enam dikenakan tarif Rp 10.000 di jam pertama, kemudian naik Rp 5.000 untuk jam di jam berikutnya.

Baca Juga :   Wali Kota Ambon Jamin Seleksi Sekot Bebas Intervansi Politik

Adapun untuk tarif parkir kendaraan roda dua naik dari Rp 2.000 per jam menjadi Rp 3.000 per jam dan roda tiga naik menjadi Rp 4.000 untuk sekali parkir.

Pemberlakukan tarif parkir progresif ini dilakukan lima kawasan yang masuk dalam kategori zona strategis yakni di Jalan AY Patty, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Said Perintah, Jalan Diponegoro dan Jalan AM Sangadji.

Selain di zona strategis, kenaikan tarif parkir juga diberlakukan pemerintah Kota Ambon di sejumlah jalan yang biasanya dijadikan tempat parkir. Tercatat ada 30 titik kawasan parkir yang mengalami kenaikan tarif.

Baca Juga :   3 Minggu Istirahat Setelah Sembuh Dari Corona, Wali Kota Ambon Kembali Masuk Kantor

Adapun kenaikan tarif parkir di luar zona strategis meliputi kendaraan roda empat dari Rp 3.000 menjadi Rp 5.000, roda enam Rp 8.000, roda lebih dari enam Rp 10.000 dan untuk roda dua dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000 sekali parkir. Untuk di kawasan non strategis tidak diberlakukan tarif sesuai jam.

Tak hanya itu pemkot Ambon juga memberlakukan tarif parkir bulanan di kawasan strategis bagi warga dan para pengusaha. Khusus untuk tarif bulanan ini pembayarannya tidak dilakukan per hari namun setiap bulan dengan besarannya sendiri sesuai yang ditentukan.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, mengatakan kebijakan menaikkan tarif parkir dilakukan selain bertujuan untuk menata dan menertibkan perparkiran di kota Ambon juga untuk meningkatkan PAD dari sektor tersebut.

“Melihat itu kita sadari bahwa sektor transportasi memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada PAD kita. Kita akan terus benahi ini sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat, terutama pada jalur zona strategis,” ungkap Richard di Balai Kota Ambon, Senin ¬†kemarin. ¬†(KPL)

Baca Juga :   Pemkot Naikkan Tarif Parkir, Warga: Kita Lagi Susah Jangan Bikin Tambah Susah

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait