Mudik Lebaran, Pemprov Maluku Gratiskan Rapid Antigen Bagi Warga Kurang Mampu

Baca Juga

AMBON,MALUKU.CO.ID– Pemerintah Provinsi Maluku bebaskan biaya rapid test antigen bagi pelaku mudik yang hendak melepas rindu bersama keluarga, guna meraih kemenangan di momentum idul fitri 1442 Hijriah.

Rapid gratis yang lebih dikhususkan kepada masyarakat kurang mampu ini direncanakan berlangsung dua hari berturut-turut di halaman Kantor Gubernur, Selasa (4/5/2021)

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan, pihaknya berupaya membantu masyarakat kurang mampu untuk melakukan perjalanan dengan menyediakan layanan rapid tes antigen gratis alias bebas biaya.

“Jika ada yang ingin pulang, dan dia tidak mampu, ya kami bantu dengan sediakan rapid tanpa bayar,” terangnya.

Sejak pagi tadi, kata dia, sejumlah orang baik masyarakat biasa maupun mahasiswa silih-berganti datang untuk mengikuti rapid gratis yang disediakan Pemprov.

“Tanggal 4 hingga 5 Mei 2021 merupakan hari yang ditentukan, setelah itu aturan kembali berlaku,” katanya melalui rilis yang diterima Kampiun.co.id

Dia mengatakan, rapid gratis itu jangan dimaknai sebagai kelonggaran besar-besar buat pelaku mudik. Jadi, aturan tetap dipatuhi guna mengendalikan penyebaran covid-19.

“Jangan dimaknai semacam ada kelonggaran mudik ya, masuk tanggal 6 sampai 17, ya tidak ada mudik lagi,” tegasnya

Baca Juga :   Bisnis Gelap Rapid Antigen Palsu, Pelaku Patok Harga Rp 200.000, Kalau Deal OK

Pantauan pihaknya di lapangan, ratusan masyarakat yang mengikuti rapid test sebagian besar akan mudik ke MBD, Buru Selatan dan Kabupaten Buru.

“Dari calon penumpang yang diperiksa sebanyak 407 orang, 4 orang positif yang tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” jelas Kasrul.

Pada kesempatan itu, Kasrul juga menegaskan, mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 mendatang tidak ada lagi pelayaran.

“Tanggal 6 sampai 17 Mei seng (tidak) ada lagi pelayaran untuk penumpang. Yang ada hanya untuk logistik.” Ujar Kasrul. (KCI—3)

Baca Juga :   Bisnis Gelap Rapid Antigen Palsu, Pelaku Patok Harga Rp 200.000, Kalau Deal OK
Mudik Lebaran, Pemprov Maluku Gratiskan Rapid Antigen Bagi Warga Kurang Mampu

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait