Minta Divaksin, Ratusan Warga Serbu Tribun Lapangan Merdeka

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Ratusan warga Kota Ambon dari berbagai latar belakang terus berdatangan ke kawasan Tribun Lapangan Merdeka untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Semenjak dibuka pada Kamis (19/5/2021), lebih dari  500 warga Kota Ambon mulai dari tokoh agama, pelaku usaha, ASN, pengemudi angkot, tukang ojek, tukang becak maupun kader posyandu yang berdatangan ke Tribun Lapangan Merdeka Ambon untuk disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg Wendy Pelupessy menuturkan, pelaksanaan vaksinasi massal yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka itu untuk menyisir kembali sasaran prioritas yang belum disuntik vaksin. Ini dilakukan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity).

“Selain vaksin tahap pertama. Yang datang di Tribun beberapa diantaranya menerima vaksin tahap dua (booster). Untuk bisa dilayani vaksin oleh petugas setiap warga wajib menunjukkan KTP,” jelas Kadinkes di Ambon, Sabtu (22/5/2021).

Pelaksanaan vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka akan berlangsung hingga 31 Mei 2021 mendatang. Masyarakat pun diminta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalani vaksinasi.

“Sekitar 70 persen warga yang memiliki antibody terhadap Covid-19 ini nantinya akan memberikan perlindungan bagi warga yang belum maupun tidak bisa divaksin karena ada penyakit bawaan,” ungkapnya

Baca Juga :   Dinkes Ajak Orangtua Bawa Anaknya ke Puskesmas untuk Vaksin Covid-19

Selain di Tribun Lapangan Merdeka, vaksinasi massal dengan menyasar kelompok prioritas juga berjalan di desa dan kelurahan di Kota Ambon. Di kelurahan Pandan Kasturi vaksinasi dipusatkan di Gedung SD Inpres 23. Seluruh pelaku usaha, tukang ojek maupun RT/RW setempat berbondong-bondong mendatangi lokasi vaksinasi.

Ibu Anti, salah satu penjual nasi kuning mengaku diberitahu petugas kelurahan untuk ikut serta dalam vaksinasi covid-19. Tanpa rasa takut Ia mengajak warga sekitar rumahnya untuk bersama-sama menerima suntikan vaksin Covid-19.

Baca Juga :   Wajibkan ASN hingga Ancam Cabut Izin Usaha Pedagang yang Tidak Mau Vaksin, Bupati Abua Tuasikal Justru Belum Divaksin

“Sehari sebelum divaksin petugas sudah datang beritahu. Jadi pas hari H saya sudah siap. Karena banyak yang sudah divaksin mereka saya lihat mereka tidak apa-apa,” akunya. (KNL)

 

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait