Menyoal Jembatan Waikaka, Hehanussa: Kata BPJN Akhir Tahun Sudah Rampung

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Pembangunan Jembatan Waikaka Desa Tala, Kecamatan Amalatu, yang ambruk akibat bajir bandan Juni 2020 lalu, hingga kini belum juga mengalami progres berarti. Jembatan tersebut menghubungkan tiga kabupaten, yakni Seram Bagian Timur, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat.

Menurut Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku, akhir tahun 2021, infrastruktur jalan tersebut sudah selesai dibangun.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, M Hatta Hehanussa mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi BPJN Wilayah Maluku, dan mereka mengaku akhir tahun sudah selesai.

“Kita sudah konfirmasi ke BPJN, dan dipastikan akhir tahun rampung. Selasa kemarin waktu rapat bersama mitra juga sudah saya tekankan agar Jembatan Waikaka diperhatikan, dan Alhamdulillah mereka respon baik,” katanya kepada Kampiun.co.id, di Ruang Komisi III DPRD Maluku, Kamis (27/5/2021).

Menurutnya, saat rapat Komisi III mereka meminta kepada BPJN agar tidak ada penundaan lagi, karena aliran airnya sudah dialihkan ke Tala, yang menjadi masalah saat ini adalah normalisasinya.

“Saya juga meminta agar dalam pekerjaan bronjong nanti, BPJN memberdayakan masyarakat di sana. Jadi mulai dari Latu sampai Huse dan Sanahu harus diberdayakan, karena itu dalam jumlah besar, jangan sampai diserahkan lagi kepada pekerja dari luar,” tegasnya.

Baca Juga :   14 Calon Komisioner KPID Maluku Jalani Fit and Proper Test di DPRD

Pembedayaan masyarakat ini dimaksudkan, agar membantu kesulitan ekonomi masyarakat akibat kondisi Covid-19, yang hingga kini belum juga berakhir.

Hehanussa juga mengatakan, pihaknya di Komisi III meminta agar BPJN memperbaiki jembatan lama dengan cara mengadakan sirtu, karena kalau dibiarkan seperti itu sangat mengkhawatirkan pengguna jalan.

“Dari sisi struktur, kalau tonase di bawah 5 ton dijamin aman, nah yang dikhawatirkan itu 5 ton ke atas. Sekarang ini 5 ton ke atas diarahkan untuk lewat bawah,” jelasnya.

Baca Juga :   Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur, DPRD Maluku Temui Komisi V DPR RI, Hasil Pertemuan Sudah di Tangan Menteri

Dia menegaskan, selama jembatan baru belum rampung, maka yang lama masih tetap digunakan. Sampai saat ini titik pancang jembatan juga belum selesai. (DBA)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait