Makan Uang Haram dari Bisnis Rapid Antigen Palsu, 6 Warga di Ambon Dibekuk Polisi

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menangkap enam orang warga di Kota Ambon yang terlibat dalam bisnis surat keterangan rapid tes antigen dan genNose palsu.

Keenam warga yang diringkus polisi itu yakni R (49), H (34) S (40) R (26) dan M (38) serta seorang perempuan berinsiial H (40).

Penangkapan terhadap keenam pelaku pemalsuan surat rapid antigen dan GeNose ini berlangsung di sebuah kantor travel yang berlokasi di kawasan AY Patty Ambon pada Kamis (27/5/2021).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol Sih Harno mengungkapkan penangkapan terhadap keenam warga itu dilakukan berkat adanya informasi dari masyarakat.

“Dari informasi masyarakat lalu anggota melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan,” kata Harno kepada waratwan di Kantor Polda Maluku, Jumat sore (28/5/2021).

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 14.7000.000, satu unit laptop, tiga unit kompueter, sebuah printer dan sebuah cap stempel.

Dia mengatakan sampai saat ini keenam tersangka masih terus menjalani pemeriksaan di kantor Polda Maluku.

“Ada enam orang yang kita amankan kemarin dan sampai saar ini masih diperiksa,” kata Harno. (KPL)

Baca Juga :   Mudik Lebaran, Pemprov Maluku Gratiskan Rapid Antigen Bagi Warga Kurang Mampu
Makan Uang Haram dari Bisnis Rapid Antigen Palsu, 6 Warga di Ambon Dibekuk Polisi

Berita Terkini

Konvoi Terus Berlanjut, Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Ambon Tahan Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, meminta seluruh warga Kota Ambon khususnya para mendukung Negara-negara yang berkompetisi di turnamen...

Berita Terkait