Mahasiswa Unpatti Ikut Seleksi Kompetisi Nasional MIPA

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Puluhan Mahasisa dari sejumlah fakultas di Univesrtias Pattimura (Unpatti) Ambon, ikut seleksi Kompetisi Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Seleksi ini berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Fakultas MIPA Unpatti Ambon, Senin (31/5/2021).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswan dan Alum Fakultas MIPA, Francis Y. Rumlawang selaku penanggung jawab mengatakan, seleksi tahap pertama sudah dilakukan hari ini.

“Untuk tahap ke dua akan dilaksankan pada 3 Juni, sementara bagi semua universitas akan berlangsung 23 Juni 2021, yang dilakukan secara daring,” katanya.

Dia mengatakan, tahap pertama adalah seleksi yang sifatnya internal dan dilaksanakan oleh masing-masing Perguruan Tinggi. Peserta yang akan lolos di tahap pertama nantinya berjumlah 20 orang, mereka akan mewakili universitas dalam seleksi tahap kedua di LLDKTI wilayah 12.

“Untuk seleksi tahap awal ini kita akan ikut sertakan sebanyak 20 orang mewakili universitas guna melanjutkan seleksi kedua di LLDKTI wilayah 12,” katanya.

Rata-rata peserta yang seleksi tahap pertama berasal dari eksakta, hanya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti saja yang tidak ikut.

“Fakultas yang terbanyak mengikuti seleksi berasal dari MIPA, karena terdapar 5 progam studi, yakni prodi Fisika, Biologi, Kimia dan Matematika,” jelasnya.

Baca Juga :   Wadek Fisip Unpatti: Ada Orang bisa Pecahkan Masaalah Tanpa Mengenyam Pendidikan Tinggi, Namanya Adalah. . .

Dia juga merincikan, dari Fakultas KIP ada 20 peserta. Mereka ini mewakili  prodi Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia. Jadi masing-masing prodi diwakil 5 orang mahasiswa.

“Sementara fakultas yang lain dijatahi 4 perwakilan, seperti Fakultas Kedokteran dan Fakultas Perikanan,” terangnya. (WAN)

Baca Juga :   Mahasiswa UGM juga Pilih Kuliah Jurusan Agrobisnis Perikanan Unpatti dalam Program MBKM

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait