Kemilau Lampu Aneka Warna Hiasi Jalanan, Tradisi Warga Negeri Sawai Semarakan Malam Takbiran

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Malam takbiran menjadi moment penting bagi umat muslim dalam menyambut pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Alunan Takbir terdengar berkumandang hampir dipelosok Negeri. Tak terkecuali bagi warga di Negeri Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H warga di Negeri itu mengisi malam takbiran dengan menghias jalanan negeri dengan aneka ragam lampu warna sehingga terlihat semarak.

Suasana kemilauanya lampu jalan berpadu dengan lantunan takbir dari corong pengeras suara terdengar ditiap mata jalan menambah suasana malam takbiran di Negeri tua itu kian syahdu.

Selain itu, kemilau lampu jalan di negeri yang dijuluki kampung wisata itu, juga menjadi pemandangan yang unik pada saat malam takbiran. Tercipta suasana harmonis dan penuh keakraban antar warganya menyambut hari Idul Fitri 1442 yang jatuh pada Kamis, (13/05/2021) esok.

Menghias jalanan Desa jelang Lebaran memang sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga di Negeri Sawai kala menyambut pelaksanaan hari-hari besar keagamaan seperti hari raya idul fitri.

” Dengan memperhias jalan sudah menjadi tradisi bagi warga di negeri ini tiap menyambut pelaksanaan hari-hari besar keagamaan, bukan saja pada pelaksanaan hari raya idu fitri, ” kata Jurgen Makatita kepada Kampiun.co.id, Rabu (12/05/2021).

Kata dia, menyemarakan malam takbiran dengan hiasan lampu jalan diharapkan suasana lebaran jadi lebih semarak dan kerukunan serta keakraban antar warga tetap terjaga.

Tradisi menghias jalanan negeri ini kata dia juga menyesuaikan dengan konsep modern. Jika dulu tradisi menghias jalan dengan lampu tradisional dengan bahan berupa sepotong bambu, kain dan minyak tanah sebagai bahan bakar penerang. Kini menyesuaikan perkembangan zaman. Bahan yang digunakan untuk menghias jalanan juga semakin modern.

” Yang dulunya hanya sekedar lampu pelita yang bahan dasarnya dari bambu, sekarang sudah menggunakan aneka warna lampu menambah kecantikan pada malam hari, ” ujarnya.

Tiap mata jalan di negeri itu terlihat berbeda dalam mengkreasikan lampu hias. Seperti yang terlihat pada mata jalan di lorong Kasinyapu yang mengusung konsep modern dengan tema taman. Jalan dilorong itu kurang lebih 100 meter menjadi cantik oleh hiasan warna warni lampu memanjang sehingga menyerupai taman di pusat kota.

Dia mengaku, anggaran yang dihabiskan untuk membuat hiasan tersebut hasil iuran dari warga setiap lorong negeri itu. Untuk pengerjaan pembuatan dan pemasangan hiasan, dikerjakan oleh warga secara gotong royong. Menurut dia, proses pembuatan dan pemasangan hias jalan ini sudah disiapkan sejak bulan puasa. Targetnya, pada saat malam takbir sudah terpasang semua. Aneka warna-warni yang indah diharapkan membawa kesan bagi pemudik maupun warga ketika merayakan lebaran.

Semoga dengan menyambut hari idul fitri ini, dengan semangat membara disambut dengan aneka hiasan warna warni dapat meningkatkan silaturahmi antar masyarakat, terciptanya masyarakat yang guyup rukun tentram dan damai. (K-B)

Kemilau Lampu Aneka Warna Hiasi Jalanan, Tradisi Warga Negeri Sawai Semarakan Malam Takbiran

Berita Terkini

Jamin Asis Hentihu Sebagai Bupati Buru, Gubernur Murad: Saya Bukan Tipe Orang yang Ngomong Pagi Lain Sore Lain

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Gubernur Maluku, Murad Ismail menegaskan akan menjadikan Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku Asis Hentihu sebagai Bupati Kabupaten...

Berita Terkait