Hujan Air Mata Antar Jasad Praka Alif Angkotasan ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kedatangan jasad almarhum Praka Alif Nur Angkotasan di kampung halamannya di Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah disambut tangis haru keluarga dan warga desa setempat, Kamis (20/5/2021).

Kedatangan jasad almarhum Praka Alif Nur Angkotasan di kampung halamannya itu ikut disambut ribuan warga desa.

Ada puluhan Anggota TNI yang ikut dalam rombongan pengantar jenazah saat itu. Danrem 151 Binaya Brigjen TNI Arnold AP  Ritiauw juga ikut mengantar jenazah bersama Wakil Komandan Lantamal Ambon, Kolonel Mar Said Latuconsina.

Warga menyambut kedatangan jasad prajurit TNI itu dengan berkumpul di sepanjang pelabuhan Pelauw. Wajah mereka tampak lesu dan tak bersemangat. Banyak dari warga pun menangis saat kapal milik Polairud yang membawa jasad almarhum mulai bersandar di pelabuhan.

Istri Korban Dalimahu Talaohu yang mendampingi jasad suaminya menyeberangi lautan perlahan turun dari tangga kapal. Dengan wajah berurai air mata, ia pun turun dari tangga kapal sambil membawa foto sang suami tercinta yang dipeluknya erat.

Sementara sejumlah Anggota TNI dari kesatuan 733 Masariku yang ikut dalam rombongan pengantar jenazah, perlahan mengangkat peti jenazah dan menanduknya berjalan melewati kerumunan warga.

Baca Juga :   Ribuan Aparat Gabungan Dikerahkan Amankan Idul Fitri di Maluku

Suasana haru mulai terasa saat istri almarhum yang terus menangis turun dari atas kapal sambil memeluk foto  almarhum dengan erat berjalan dengan ditentang sejumlah saudaranya menuju ke ke perkampungan.

Warga yang menyaksikan kejadian itu pun tak kuasa menahan tangis hingga ada yang sampai histeris.

Suasana semakin mengharu biru saat peti jenazah yang ditanduk sejumlah personel TNI dibawa dari rumah duka menuju lokasi pemakaman.  Ratusan warga yang ikut mengantar jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhir pun tak kuasa menahan tangis.

Baca Juga :   Tolak Pilkades, Warga Kamariang Blokade Jalan, Lalulintas Lumpuh 9 Jam

Lebih-lebih saat mereka melihat istri korban yang berada di lokasi pemakaman terus meneteskan air matanya.

Rusman Angkotasan, salah satu keluarga almarhum mengakui keluarga sangat merasa kehilangan atas berpulangnya almarhum untuk selama-lamanya.

“Kami semua sangat merasa kehilangan atas meninggalnya almarhum,” kata Rusman saat dihubungi via telepon selulernya, Kamis sore.

Ia mengaku proses pemakaman berlangsung dalam suasana penuh kesedihan karena keluarga tidak pernah menyangka kejadian itu akan menimpa almarhum.

“Istri almarhum menangis, keluarga besar menangis dan semua warga menangis karena tidak pernah menyangka kejadian ini akan terjadi,” ucapnya.

Sekretaris Desa Pelauw, Ali Latuconsina yang menyampaikan sambutan mewakili keluarga dan pemerintah desa saat acara pemakaman juga menyampaikan rasa duka mendalam seluruh warga desa atas berpulangnya almarhum ke haribaan Tuhan.

“Kami atas nama pemerintah desa dan keluarga merasa sangat kehilangan atas berpulangnya putra terbaik di desa ini, semoga Allah SWT menerima amal baik almarhum semasa hidupnya dan mengampuni segala dosanya,” kata Ali.

Proses pemakaman jenazah almarhum sendiri berlangsung secara militer di tempat pemakaman umum desa setempat sekira Pukul 15.00 WIT. Sebelum dimakamkan, jasad almarhum sempat disemayamkan di rumah duka dan dishalatkan.

Baca Juga :   Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Maluku Tengah, Getaran Dirasakan di Masohi hingga Nusalaut

Sebelum di bawah ke kampong halamannya untuk dimakamkan, istri almarhum dan sejumlah keluarga juga ikut menyambut kedatangan almarhum di Bandara Pattimura Ambon.

Sebelumnya, dua personel TNI gugur setelah dikeroyok sekitar 20 orang tak dikenal (OTK) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (18/5/2021).

Kedua prajurit yang gugur itu mengalami luka bacok di bagian kepala.

Selain itu, para pelaku merampas dua unit senjata api jenis SS2 yang dibawa kedua korban. (KPL)

Berita Terkini

Pratu BK yang Pukul KO 2 Polisi di Pos Mutiara Itu Petinju?, Ini Penjelasan Kodam

Oknum TNI yang Berkelahi dengan Polisi Dibilang Petinju, Begini Penjelasan Kodam Pattimiura AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sejumlah foto dan video Pratu BK, oknum TNI...

Berita Terkait