Gelombang Tinggi Ancam Perairan Maluku Nelayan dan Kapal Tradisional Diminta Waspada

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Badan Penanggukangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku mengimbau nelayan tradisional dan penyedia jasa transportasi antarpulau di wilayah Maluku agar lebih waspada menyusul cuaca buruk yang terjadi di peraiaran Maluku.

Kepala BPBD Provinsi Maluku, Henri Farfar mengatakan nelayan dan penyedia jasa transportasi antarpulau di Maluku agar lebih waspada mengingat potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi di peraiaran Maluku saat ini dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan di laut.

“Kepada para nelayan dan penyedia jasa tranportasi laut saya perlu menginbau agar lebih waspada lagi mengingat cuaca yang sangat buruk saat ini,” kata Henri kepada Kampiun.co.id, Rabu (26/5/2021).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon sendiri telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di sejumlah peraiaran Maluku.

Peringatan dini dari BMKG itu mulai berlaku hingga hari ini hingga Kamis (27/5/2021) besok.

Adapun sejumlah peraiaran yang berpeluang terjadi gelombang tinggi hingga empat meter terjadi di peraiaran Sermata, Kepulauan Tanimbar, Peraiaran Kei dan Kepulauan Aru, Kepulauan Banda dan perairan Arafura.

Baca Juga :   Masyarakat Diimbau Waspada dan Siaga Saat Terjadi Gerhana Bulan

Selain mengimbau para nelayan dan penyedia jasa transportasi laut agar lebih waspada, Henri juga mengimbau warga yang tinggal di pesisir pantai di Maluku agar tetap berhati-hati dengan gelombang tinggi dan cuaca buruk yang terjadi.

“Mengingat hujan yang terus mengguyur sebagai besar daerah di Maluku maka kami juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar lebih waspada,” katanya. (KPI).

Baca Juga :   Gelombang Tinggi di Buru Selatan Rusak 23 Rumah Warga

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait