Dinkes Ambon Imbau Pelaku Usaha Ikut Vaksinasi

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dinas Kesehatan Kota Ambon mengingatkan para pelaku usaha usaha seperti karyawan dan pemilik toko, rumah makan dan kafe yang belum mengikuti vaksinasi untuk segera mendaftarkan diri.

Kepala Dinas Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan para pelaku usaha merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19 karena sering berinteraksi dengan konsumen, karena itu mereka yang belum ikut vaksinasi agar segera mendaftarkan diri.

“Mereka ini (pelaku usaha) merupakan kelompok rentan terhadap Covid-19 sehingga bagi yang belum vaksin agar segera mengikuti vaksinasi,” kata Wendy kepada Kampiun.co.id, Senin (24/5/2021).

Ia mengatakan sejauh ini banyak dari para pelaku usaha yang belum mengikuti vaksinasi. Ia sendiri tidak mengetahui alasan mengapa para pelaku usaha itu belum mengikuti program pemerintah itu padahal sosialisasi sudah terus dilakukan.

Pemerintah Kota Ambon sendiri telah membuka vaksinasi massal pada 19 Mei 2021 namun tidak semua kelompok sasaran yang dating mengikuti vaksinasi. Sebagian dari mereka yang dating merupakan pegawai café, rumah makan dan restoran dan juga ojek online.

Meski begitu ada banyak yang belum mengikuti vaksin termausk para sopir angkot dan tukang ojek di Kota Ambon yang merupakan kelompok sasaran.

Baca Juga :   Warga Penerima Vaksin di Ambon Capai 23.935 Orang

Ia pun mengimbau kepada warga yang belum mengikuti vaksinasi agar segera mendaftarkan diri sebab vaksinasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

“Kami mnegimbau agar yang belum segera ikut vaksinasi,” pintanya.

Ia juga mengingatkan agar warga Kota Ambon yang telah mengikuti vaksinasi agar tetap mematuhi protocol kesehatan khususnya saat beraktifitas di luar rumah. (KCL)

Baca Juga :   Kurangnya Kesadaran Berlalu Lintas, Kasat Lantas SBB: Saya Harap Masyarakat Taat

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait