Dijerat Pasal Berlapis, 2 Provokator di Gunung Botak Terancam 6 Tahun Bui

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua warga yang diduga sebagai provokator dalam aksi penghadangan polisi di kawasan Desa Dava, Kecamatan Waelata Kabupaten Buru telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Pulau Buru.

Kedua warga yang dituduh sebagai provokator itu yakni Ibrahim Tihun alias Ibenk (31) dan Kaban Tihun Managula.

Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaludin mengatakan setelah ditetapkan sebagai tersangka keduanya kini telah di tahan di Polres Pulau Buru.

“Sudah langsung di tahan,” kata Djamaludin saat dikonfirmasi kampiun.co.id dari Ambon, Senin (31/5/2021) malam.

Ia mengaku atas perbuatan itu kedua tersangka dijerat  penyidik dengan  pasal berlapis yakni pasal Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 6 tahun dan pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara.

“Ancamannya paling lama enam tahun penjara,” ujanrya.

Pasal 160 KUHP sendiri berbunyi, “Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana selama-lamanya 6 tahun penjara.

Baca Juga :   2 Pegawai Apotik dan Oknum Satpol PP di Namlea Terlibat Sindikat Pemalsuan Rapid Antigen

Sedangkan bunyi Pasal 212 KUHP, “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan terhadap dua provokator itu dilakukan setelah polisi yang sedang membawa 19 orang penambang illegal dari gunung botak hendak menuju Polres Pulau Buru dihadang warga dan penambang lainnya di Desa Dava, Kecamatan Waelata.

Baca Juga :   Petani di Pulau Buru Tewas Ditombak, Pelakunya Sekitar 7 Orang

Saat itu sempat terjadi kericuhan antara polisi dan warga yang melakukan penghadangan. Kuat dugaan penghadangan itu dilakukan sejumlah warga setelah dihasut oleh provokator.

Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa. Saat massa sudah kocar-kacir, polisi kemudian menangkap dua orang provokator dan langsung membawanya ke kantor Polres untuk diperiksa. (KPL)

 

Dijerat Pasal Berlapis, 2 Provokator di Gunung Botak Terancam 6 Tahun Bui

Berita Terkini

Pasukan Lapis Kedua Italia Tundukkan Wales di Olimpico Roma

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Italia kembali memetik kemenangan kala bersua Wales di matchday ketiga Euro 2020 yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, Italia,...

Berita Terkait