Cuaca Ekstrem Picu Bencana, BPBD Maluku Bentuk Tim Siaga, Warga Diminta Waspada

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Maluku dalam menghadapi potensi cuaca buruk telah membentuk tim kesiapsiagaan kebencanaan menyusul sebagian wilayah di Maluku mulai memasuki musim penghujan.

BPBD telah menyiapkan personel untuk tetap siaga di pos masing-masing Kabupaten Kota di Maluku.

” Kita sudah bentuk tim siaga kebencanaan dengan melibatkan perangkat struktur BPBD Kabupaten Kota di Maluku, ” ujar Kepala BPBD Provinsi Maluku, Henry Far far saat dihubungi Kampiun.co.id, Jumat (07/05/2021).

Kata dia tim kesiapsiagaan bencana alam tersebut dibentuk dengan harapan semua personel gabungan selalu waspada terhadap risiko bencana alam. Apalagi musim hujan tahun ini diperkirakan akan terjadi sampai Juni 2021 mendatang.

Ada wilayah yang perlu diwaspadai saat terjadi curah hujan lebat dan sangat lebat, seperti daerah lereng gunung, wilayah pinggiran sungai dan tempat yang berpotensi menimbulkan bencana.

Dengan adanya pembentukan tim kesiapsiagaan kebencanaan ini kata dia diharapkan bencana alam langsung bisa ditangani.

” Jadi ketika nanti sudah ditetapkan sebagai wilayah tanggap darurat bencana, penanganan permasalahan bisa langsung dilakukan, ” tandasnya.

Dikatakan tim kesiapsiagaan kebencanaan tersebut merupakan salah satu kegiatan untuk membangkitkan rasa kepedulian terhadap sesama dan khususnya masyarakat di daerah rawan bencana alam.

” Untuk mengantisipasi adanya bencana, kami siapkan tim siaga yang langsung berkoordinasi bersama kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Dia juga menghimbau warga untuk waspada dan tidak melakukan aktifitas di areal yang rawan menimbulkan bencana. Sebab curah hujan tinggi dan sangat lebat yang disertai angin kencang berdampak langsung terhadap aktifitas warga yang berada di areal rawan itu.

” Kami saat ini terus memperingatkan warga untuk menghindari areal terdampak, seperti di lereng-lereng gunung akibat curah hujan tinggi, warga yang dibantaran sungai akibat banjir dan nelayan dari ancaman gelombang tinggi, intinya kami terus siap siaga, ” ujarnya menutup perbincangan. (K-B)

Cuaca Ekstrem Picu Bencana, BPBD Maluku Bentuk Tim Siaga, Warga Diminta Waspada

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait