Ambon Gelap Gulita, Warga Mengeluh, PLN Minta Maaf

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Warga di kota Ambon mengeluhkan adanya pemadaman listrik yang terjadi pada Kamis malam (6/4/2021).

Warga mengeluh karena pemadaman listrik yang terjadi tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN.

Warga semakin kesal lantaran pemadaman listrik terjadi dua kali dan berlangsung cukup lama hingga mengganggu aktifitas mereka.

“Ini tidak pemberitahuan tiba-tiba listrik padam, sudah begitu padam lama sekali ini kan mengganggu,” kata Wahid salah seorang warga Kebun Cengkeh, kepada Kampiun.co.id Kamis malam.

Ia mengaku pihak PLN harus menjelaskan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik tersebut.

“Harus dijelaskan biar masyarakat tahu apa penyebabnya, jangan tiba-tiba padam kan mengganggu,” ujarnya.

Warga lainnya mengaku kesal karena pemadaman itu terjadi saat sebagian warga muslim di Ambon sedang menjalankan tadarus di masjid-masjid.

“Listrik padam dua kali di hampir semua kawasan di Ambon, padahal di masjid-masjid tadi ada tadarus Al Quran, ini sebenarnya masalahnya apa harus disampaikan,” kata Saleh.

Pemadaman listrik di Kota Ambon sendiri berlangsung pada Pukul 21.50 WIT. Listrik baru kembali menyala sekitar satu jam kemudian, namun setelah itu padam lagi.

Sejumlah warga yang kecewa dengan pemadaman listrik juga menumpahkan kekesalan mereka di media.sosial.

Baca Juga :   8 Bulan Padam, Aliansi Masyarakat Seram Demo PLN

Atasa kejadian itu, pihak PLN Maluku-Maluku Utara langsung menyapaikan permohonan maafnya.

“Kami sampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi dan dialami oleh pelanggan di Ambon pada pukul 21.50 WIT,” kata Manager Komunikasi PLN Maluku-Maluku Utara Ramli Malawat dalam keterangan tertulis yang diterima kampiun.co
Id, Kamis malam.

Ia mengatakan setelah gamgguan listrik terjadi petugas PLN langsung turun ke lapangan untuk melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab yang terjadi.

“Adapun petugas telah memulihkan gangguan kelistrikan pada seluruh wilayah yang padam,” katanya.

Baca Juga :   Bantah Terima Uang di KLB Partai Demokrat, Markus Pentury: Kalau Uang Kopi Wajarlah

Ia mengaku saat ini hanya ada satu lokasi di wilayah Air Kuning Kecamatan Sirimau Ambon yang masih padam.

Petugas terus berusaha untuk memperbaiki gangguan kelistrikan di kawasan tersebut.

Adapun penyebab terjadinya pemadaman listrik di kawasan Air Kuning itu karena ada kabel tegangan rendah yang terbakar.

“Terbakarnya kabel pada jaringan tegangan rendah dan petugas tengah melakukan upaya perbaikan,” katanya. (KPL)

Ambon Gelap Gulita, Warga Mengeluh, PLN Minta Maaf

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait