6 Pemalsu Rapid Antigen Jadi Tersangka di Jumat Keramat

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID –Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Maluku akhirnya menetapkan enam orang yang terlibat dalam sindikat pemalsuan surat rapid tes antigen dan geNose sebagai tersangka.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di kantor Polda Maluku pada , Jumat malam (28/5/2021).

Keenam tersangka pemalsuan surat rapid antigen dan geNose di Ambon itu yakni H (40) seorang PNS Puskesmas, R (26) dan M (38) pegawai Angkasa Pura Ambon, R (49) dan H (34) pegawai travel di Jalan AY Patty Ambon dan S (40) karyawan rental komputer.

“Baru malam ini mereka ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kampiun.co.id saat dikonfirmasi via telepon seluler, Jumat malam.

Menurut Roem keenam tersangka dijerat penyidik Dirkrimum Polda Maluku dengan Pasal 263 ayat 1 KUHP tentang pemalsuan.

“Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 263 ayat 1 KUHP tentang membuat surat keterangan palsu dengan ancaman ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” katanya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, keenam tersnagka tersebut langsung dditahan di sel tahanan Polda Maluku.

“Malam ini juga mereka langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Aparat Direktorat Krminal Umum (Ditkrimum) Polda Maluku menangkap enam orang warga di Kota Ambon lantaran terlibat dalam bisnis surat keterangan rapid tes antigen dan genose palsu.

Baca Juga :   Bisnis Gelap Rapid Antigen Palsu, Pelaku Patok Harga Rp 200.000, Kalau Deal OK

Mereka ditangkap polisi di sebuah travel di kawasan AY Patty Ambon pada Kamis (27/5/2021) setelah polsi mendapatkan informasi adanya praktek pemalsuan surat rapid tes antigen palsu yang dilakukan para pelaku.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 14.7000.000, satu unit laptop, tiga unit kompueter, sebuah printer dan sebuah cap stempel. (KPL)

Baca Juga :   Bisnis Gelap Rapid Antigen Palsu, Pelaku Patok Harga Rp 200.000, Kalau Deal OK
6 Pemalsu Rapid Antigen Jadi Tersangka di Jumat Keramat

Berita Terkini

Konvoi Terus Berlanjut, Satgas Covid-19 Ingatkan Warga Ambon Tahan Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, meminta seluruh warga Kota Ambon khususnya para mendukung Negara-negara yang berkompetisi di turnamen...

Berita Terkait