2 Provokator yang Ditangkap Saat Ricuh di Gunung Botak Resmi Jadi Tersangka

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Dua warga yang diduga sebagai provokator saat aksi penghadnagan polisi di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua provokator yang ditetapkan sebagai tersangka itu yakni Ibrahim Tihun alias Ibenk (31) dan Kaban Tihun Managula.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik Satreskrim Polres Pulau Buru melakukan pemeriksaan terhadap kedua warga tersebut.

“Sudah, keduanya (Ibrahim Tihun alias Ibenk dan Kaban Tihun Managula statusnya sudah resmi menjadi tersangka,” kata Kasubbag Humas Polres Buru, Aipda MYS Djamaludin kepada Kampiun.co.id saat dihubungi dari Ambon, Senin (31/5/2021).

Saat ini kata Jamaludin, kedua tersangka tersebut telah ditahan di Polres Pulau Buru. Dia tidak menjelaskan secara rinci pasal yang dijerat kepada kedua provokator tersebut.

Operasi penertiban terhadap penambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku mendapat perlawanan dari warga dan para penambang illegal lainnya.

 

Diberitakan sebelumnya, penangkapan terhadap dua provokator itu dilakukan setelah polisi yang sedang membawa 19 orang penambang illegal dari gunung botak hendak menuju Polres Pulau Buru dihadang warga dan penambang lainnya di Desa Dava, Kecamatan Waelata.

Baca Juga :   2 Hari Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan 35 Bak Rendaman Material Emas

Saat itu sempat terjadi kericuhan antara polisi dan warga yang melakukan penghadangan. Kuat dugaan penghadangan itu dilakukan sejumlah warga setelah dihasut oleh provokator.

Polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa. Saat massa sudah kocar-kacir, polisi kemudian menangkap dua orang provokator dan langsung membawanya ke kantor Polres untuk diperiksa. (KPL)

Baca Juga :   Pembunuh Berdarah Dingin Paling Dicari Polres Buru Diringkus di Hutan Rodi

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait