Warga Berburu Kartu Pencari Kerja Meningkat, Disnaker Ambon Alami Hambatan Dalam Pelayanan

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Warga yang khendak mengurus kartu pencari kerja di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Ambon cukup tinggi.

Meningkatnya animo warga yang ingin mendapatkan kartu pencari kerja sebagai persyaratan untuk melamar pekerjaan, memaksa aktifitas pelayanan di kantor Disnaker kota Ambon menambah durasi waktu, bahkan hingga lewat ketentuan jam kerja ASN di bulan Ramadhan, yang seharusnya dibatasi hingga pkl. 15.00 WIT.

Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Ambon, Stiven Patty, mengatakan, lonjakan pengurusan kartu pencari kerja dimulai sejak Kamis 15 April lalu seiring dengan dibukanya lowongan pekerjaan di RSUP Leimena, dan puncaknya terjadi pada senin 19 April 2021 kemarin. Dalam kurun waktu itu, sudah 943 Kartu Pencari Kerja yang dicetak.

“Puncaknya terjadi pada Senin (19/04/2021) kemarin, untuk pencetakan kartu pencari kerja memang kita perpanjang, demi melayani warga yang ingin mengurus kartu pencari kerja,” katanya di Balai Kota, Selasa (20/4/2021).

Kata dia melonjaknya warga yang berburu kartu pencari kerja membuat pihaknya harus menambah durasi waktu pelayanan hingga pukul 23.30 WIT dari biasanya waktu jam pulang kantor pukul 15:00 WIT.

Diakui kadis, pihaknya mengalami hambatan dalam pelayanan bukan saja karena jumlah pencari kerja yang membludak dan tidak sebanding degan jumlah pegawai yang melayani, tetapi juga karena menyesuaikan dengan server yang ada di Kementerian Tenaga Kerja.

“Ada yang sudah daftar online tetapi datanya belum masuk, karena server di pusat masih tutup, kita harus telepon mereka di Jakarta untuk tolong segera di buka karena di Ambon sudah buka jam pelayanan, belum lagi di bulan Puasa ini harus menyesuaikan dengan waktu ibadah dan berbuka puasa,” terang kadis.

Hambatan lain lanjut Kadis, warga pencari kerja yang telah mendaftar online, tidak membawa kelengkapan dokumen berupa ijazah terakhir baik asli maupun fotocopy, untuk verifikasi data. Sehingga yang bersangkutan harus kembali melengkapi dokumen dimaksud dan ketika kembali harus mengambil nomor antrian baru.

Kadis mengaku dalam proses pelayanan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Ambon guna menjaga dan mengatur antrian para pencari kerja yang datang dan memastikan proses pelayanan berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kadis menjamin semua warga kota Ambon yang datang ke Disnaker dapat terlayani, karena seluruh pegawai dan pejabat Disnaker telah berkomitmen untuk bekerja extra, bahkan hingga larut malam sekalipun, sampai semua permintaan pengurusan kartu pencari kerja tercetak.(KB/M)

Warga Berburu Kartu Pencari Kerja Meningkat, Disnaker Ambon Alami Hambatan Dalam Pelayanan

Berita Terkini

Ribuan Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Jenderal Sudirman

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kemacatan parah terjadi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon, Rabu malam (12/5/2021).Kemacetan parah yang terjadi di malam takbiran...

Berita Terkait