Terlibat Pengeroyokan, 3 Warga Passo Kini Tidur di Sel Tahanan

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Tiga warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon harus meringkuk di sel tahanan lantaran terlibat aksi pengeroyokan.

Ketiga pelaku QT, SP dan IE ditangkap polisi setelah mengeroyok Stanislaw Suarlemikn dan Brian Erens Hehanussa hingga babak belur.

Salah satu korban pengeroyokan Stanislaw Suarlemikn diketahui merupakan atlet salah satu cabor yang rencananya akan mewakili Malukun pada PON di Papua tahun ini.

Kapolsek Baguala Iptu Morlan Hutapea mengatakan aksi pengeroyokan terhadap Stanislaw Suarlemikn dan Brian Erens Hehanussa teejadi di kawasan Soa Cupa, Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon pada Minggu (18/4/2021) petang.

Aksi pengeroyokan itu bermula saat korban dan rekannya Brian Erens Hehanussa sedang berboncengan dengan sepeda motor dari Desa Suli menuju kota Ambon.

Namun saat melintas jembatan Barito desa Passo, pelaku yang menggunakan kendaraan roda dua menyerempet korban dan rekannya.

Menirut Morlan saat diserempat, Brian yang tak terima langsung mengeluarkan kata kasar kepada para pelaku.

“Saat itulah para pelaku langsung menganiaya kedua korban,” ujarnya kepada Kampiun.co.id, Senin (19/4/2021).

Akibat insiden tersebut Stanislaw mengalami bengkak dan lebam pada bagian mata sebelah kanan, sedangkan Brian mengalami bengkak di pipi sebelah kanan, luka gores di hidung dan luka robek di bagian bibir sebelah atas.

Baca Juga :   Demi Lindungi Sang Ayah yang Akan Ditebas, Steven Gadaikan Nyawa Tangkis Sabetan Parang Pelaku, Kejadiannya di Soya

Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh kedua korban.

Selanjutnya polisi yang menerima laporan langsung menangkap ketiga pelaku pada Senin (19/4/2021).

Menurut Morlan setelah menjalani pemeriksaan, ketiga pelaku langsunh ditetapkan sebagai tersangka dan langsunh di tahan di sel.tahanan Polsek Baguala.

diringkus polisi lantaran mengeroyok seorang atlet bernama Stanislaw Suarlemik.

Stanislaw diketahui merupakan salah satu atlet asal Maluku yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun ini.

Baca Juga :   Tersangka Penganiaya Oknum Polisi di Malteng Diserahkan ke Jaksa

Para pelaku pengeroyokan yang ditangkap polisi teridentifikasi berinisial QT, SP dan IE.

Ketiga pelaku ini diketahui mengeroyok korban di kawasan Soa Cupa, Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon pada Minggu (18/4/2021) sekira pukul 18.30 WIT.

Kapolsek Baguala Iptu Morlan Hutapea mengatakan tiga pelaku pengeroyokan itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelakunya QT, SP, dan IE sudah ditetapkan sebagai tersangka tadi,” ungkap Morlan Hutapea saat dikonfirmasi Sentraltimur.com via telepon seluler, Senin malam (19/4/2021).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, ketiga pelaku saat ini langsung ditahan di sel tehanan Polsek Baguala.

“Ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUPidana, ancamannya 5 tahun enam bulan penjara,” ujarnya. (KPL)

Terlibat Pengeroyokan, 3 Warga Passo Kini Tidur di Sel Tahanan

Berita Terkini

Ribuan Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Jenderal Sudirman

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kemacatan parah terjadi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon, Rabu malam (12/5/2021).Kemacetan parah yang terjadi di malam takbiran...

Berita Terkait