Terkait Pencopotan Sejumlah Kepsek Tingkat SMA di Maluku, Gubernur: Ini Bukan Soal Like and Dislike

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN. CO. ID – Gubernur Maluku, Murad Ismail, menegaskan kebijakan mutasi maupun pencopotan jabatan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA/SMK di Maluku, semata dilakukan terkait temuan adanya dugaan penyalahgunaan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), bukan karena like and dislike.

“Sikap ini saya ambil sekaligus akan menjawab spekulasi soal mutasi sejumlah Kepsek SMA/SMK yang dinilai bermuatan like and dis like,” ujar Gubernur kepada awak media kemarin.

Kata gubernur sikapnya itu diambil bukan karena ada muatan politiknya, lantaran suka dan tidak suka, like and dislike sebagaimana diberitakan, tetapi benar-benar sesuai prosedur, dimana yang bersangkutan diduga menyalahgunakan anggaran dana BOS.

“Jadi saya tegaskan, mutasi atau dicopot para kepsek itu bukan soal like and dis lake atau politik. Tidak sama sekali, mereka dicopot atau diganti karena bermasalah dengan pengelolaan dana BOS. Itu saja yang saya tegaskan,” cetus Murad.

Terkait temuan adanya penyalahgunaan anggaran dana BOS yang diduga dilakukan sejumlah kepsek di Maluku, Gubernur Murad kemudian menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Provinsi Maluku, Dr. Insun Sangadji, untuk segera membuka hasil audit dana BOS yang bermasalah itu.

Gubernur mengapresiasi langkah Kadis Insun Sangadji dalam semangat meningkatkan mutu pendidikan di Maluku dengan melakukan langkah tepat dan terukur mencopot dan menempatkan pelaksana tugas bagi kepsek yang bermasalah dengan pengelolaan dana BOS.

” Langkah Kadis ibu Insun Sangadji, mencopot dan menempatkan pelaksana tugas bagi kepsek yang bermasalah dengan pengelolaan dana BOS adalah langkah maju yang patut diapresiasi, ” akui mantan Kapolda Maluku ini.

Sementara itu, dalam kesempatan lain Plt Kadis pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku, Insun Sangadji menyampaikan pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan tinggi Maluku atas temuan penyalahgunaan anggaran dana BOS yang diduga dilakukan sejumlah Kepsek SMA/SMK di Maluku agar segera dilakukan audit. (KB/L)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait