Tahir Karepesina Pimpin Federasi Arung Jeram Indonesia Maluku

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Muhamad Tahir Karepesina resmi memimpin Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Maluku periode 2021-2025.

Tahir didapuk sebagai Ketua FAJI Maluku dalam musyawarh pertama yang berlangsung di Kafe Kaye, Desa Poka Ambon, Sabtu (24/04/2021).

Proses musyawarah yang dilakukan ini berlangsung secara aklamasi di mana seluruh peserta yang hadir secara bulat menunjuk senior Mahasiswa Fisip Pecinta Alam (Mafispala) Universitas Pattimura Ambon itu sebagai ketua umum FAJI Maluku.

Dalam sambutannya, Tahir mengatakan pembentukan Federasi Arung Jeram di sebuah daerah minimal harus didukung oleh 18 peserta dan dihadiri oleh dua organisasi yang berkecimpung di bidang Arung Jeram.

Di Maluku sendiri kata Taher belum banyak club arung jeram sehingga hanya ada beberapa orang saja yang menekuni olahraga air tersebut.

“Sebenarnya syarat dari berdirinya Federasi Arung Jeram minimal peserta 18 orang dan dihadiri oleh 2 organisasi yang berkutat di bidang Arung Jeram. Tapi mengingat saat ini tidak ada organisasi yang berkutat di bidang Arung Jeram maka tetap kita laksanakan dengan mengacu pada syarat yang pertama”, ucap Tahir.

Tahir menambahkan, dengan berdirinya Federasi Arung Jeram di Maluku, diharapkan bisa menjadi wadah bagi yang memiliki bakat dan minat di bidang olah raga ini memngingat kegiatan alam bebas selain menjadi salah satu bidang olahraga, juga menjadi penggerak ekonomi berbasis olahraga air di Maluku.

“Walaupun saat ini memang masih jauh tertinggal soal peralatan serta minim dalam pengetahuan terkait Arung Jeram, diharapkan kedepannya Maluku bisa menjadi salah satu ikon Arung Jeram di pentas nasional”, katanya.

Federasi Arung Jeram Indonesia sendiri telah berdiri sejak tahun 1996 dan secara resmi baru berdiri di Maluku pada tahun ini ditandai dengan musyawarah perdana yang dilakukan.

Salah seorang peserta musyawarah, Afrus Salampessy meyakini dengan hadirnya FAJI di Maluku, akan menjadi langkah awal pengembangan olahraga yang berorientasi air sekaligus dapat melahirkan atlet arung jeram di daerah Maluku ke depan.

Ia mengakui ada beberapa spot arung jeram di Pulau Buru dan Pulau Seram yang sangat potensial untuk dimanfaatkan tidak hanya untuk tujuan olahraga namun juga pengambangan pariwisata Maluku.

“Sebenarnya kita di Maluku tidak kalah dengan di daerah lain, kita punya banyak spot arung jeram, misalkan di Pulau Buru dan di Pulau Seram hanya saja pemanfaatannya belum secara profesional,” katanya.

“Olahraga ini juga bisa mendatangkan manfaat di bidang pariwisata kususnya wisata air dan dapat membentuk atlit-atlit berbakat arung jeram asal Maluku. Kehadiran (FAJI) ini kami harapkan bisa menjawab itu” tukasnya

Diketahui olah raga arung jeram sendiri akan di ikut setrakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke- XX di Papua 2-15 Oktober 2021 (KCL)

Tahir Karepesina Pimpin Federasi Arung Jeram Indonesia Maluku

Berita Terkini

Ambon Keluar Dari Zona Merah, Satgas: Pasien Sembuh Meningkat

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kota Ambon, Provinsi Maluku kembali keluar dari zona merah atau risiko penyebaran Covid-19.Ambon kembali ke zona oranye dengan mengantongi...

Berita Terkait