Sopir ‘Cigi Gas’, Angkot Terjun ke Pantai, 3 Penumpang Luka

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebuah mobil angkutan kota (angkot) sarat penumpang jurusan Tuni terjun ke pantai saat melintas di Dusun Erie Latukolan, Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Senin sore (5/4/2021).

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun tiga penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Mereka adalah Lorensa Alfons (15) dan Helmi Alfons, keduanya terluka di bagian kepala dan Tanni Siwalette (38) yang terluka di dahi serta memar di bagian atas kepala.

Kapolsek Nusaniwe, Iptu V. Syahailatua mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Pukul 14.00 WIT.

Menurutnya kesembilan penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan itu merupakan penumpang dari Dusun Tuni yang hendak menghadiri acara syukuran sidi di Dusun Seri.

“Mereka ini mau ke Seri untuk hadiri acara syukuran sidi di keluarga Tuhumury,” kata Syahailatua saat dikonfirmasi via telepon seluler, Senin sore.

Ia mengaku ada tiga penumpang yang terluka dalam kecelakaan itu.
Selain itu mobil angkot juga mengalami kerusakan pada kaca depan dan kaca jendela.

Menurutnya dari keterangan yang didapat sopir angkot Frangky Silahoiy (50) saat itu mengemudikan angkot dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :   Bakutabrak di Latta, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Frangky juga membunyikan musik dengan sangat keras meski para penumpang berulang kali menegurnya.

Diduga karena tak mampu mengendalikan laju angkot yang dikendarainya, kecelakaan itu pun terjadi.

“Jadi ada kelalaian di situ, cuma.masih terus diselidiki,” ukarnya.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani Satlantas Polresta Pulau Ambon. (KPL)

Baca Juga :   Bakutabrak di Latta, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait