Sahur Unik Warga Gunung Malintang, Gelar Makanan di Atas Jalan Setapak yang Baru Dibangun

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Warga di kawasan Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon menggelar santap sahur yang terbilang unik dari kebanyakan orang.

Saat santap sahur perdana pada Rabu (13/4/2021) dinihari tadi, warga di kawasan itu memilih jalan setapak untuk lokasi santap sahur.

Mereka menggelar karpet dan tikar di atas jalan setapak yang baru dibangun kemudian menaruh berbagai aneka makanan yang telah disiapkan untuk santap sahur.

Ada puluhan warga mulai orangtua, para remaja, hingga anak-anak ikut bergabung dalam acara santap sahur perdana itu.

Mereka terlihat begitu bahagia dan antusias untuk menyambut hari pertama bulan Ramadhan.

Aco salah satu warga setempat mengaku awalnya warga di kawasan itu hanya berencana untuk menggelar syukuran makan-makan biasa.

Acara syukuran itu rencananya digelar setelah mereka mengerjakam jalan setapak yang ada di kawasan itu.

“Rencananya mau makan-makan tapi pas dekat kepala sahur ya sudah sekalian kita sahur bareng,” katanya kepada Kampiun.co.id, Rabu.

Ia mengatakan sahur perdana bareng di kawasan itu dapat berjalan dengan lancar karena ibu-ibu sangat merespon kegiatan itu.

Baca Juga :   Buka Semarak Kuliner Ramadhan, Ini Pesan Sekda Maluku

“Ibu-ibu juga sangat mendukung maka jadilah sahur bareng ini,” ujarnya.

Ia mengatakan sahur bareng itu juga sebagai momentum warga untuk bersliaturahim dan lebih mempererat hubungan persaudaraan.

“Ini juga sekaligus untuk kita memupuk tali silturahim dan persaudaraan,” ujarnya.

Rahman warga lainnya mengaku sangat senang bisa ikut bergabung untuk santap sahur dengan warga di kawasan itu.

Menurutnya, sahur perdana bareng di lokasi terbuka menjadi pengalaman pertama baginya selama bulan puasa.

“Ini sangat unik dan ini pengalaman pertama bisa sahur bareng dengan warga di lokasi terbuka,” ujarnya.

Selama acara santap sahur itu, warga juga ikut memutar alunan musik bernafas islam melalui sound sistem yang menambah suasana santap sahur semakin bermakna.

Baca Juga :   Bupati SBB: Hatam Al Quran 36 Kali Dalam Semalam di Hualoy-Tomalehu Harus Jadi Teladan

Selepas santap sahur, warga yang masih bercengkrama kemudian pulang ke rumah mereka masing-masing setelah waktu subuh segera tiba. (KCL)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait