Ramadhan Pekan Pertama, Kue Cara dan Resoles Laris Manis Diburu Warga

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Berburu takjil bagi masyarakat muslim di Kota Ambon menjelang waktu berbuka puasa menjadi pemandangan tersendiri di setiap bulan Ramadhan.

Biasanya menjelang waktu berbuka puasa, warga mulai ramai mendatangi lapak-lapak pedagang kue musiman untuk sekedar berburu berbagai jenis kue dan makanan berbuka puasa.

Seperti yang terjadi di depan Masjid Raya Al Fatah Ambon.

Di kawasan ini setiap sore hari, warga dari berbagai penjuru kota terus berdatangan untuk berburu takjil.

Lalu takjil apa sajakah yang menjadi favorit warga dan selalu diburu di bulan Ramadhan tahun ini?

Berikut Kampiun.co.id merangkum sejumlah makanan berbuka puasa yang paling diburu menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Masjid Raya Al Fatah Ambon.

Kue cara menempati peringkat teratas salah satu jenis kue yang paling di buru warga saat waktu berbuka puasa.

Tepat di bawah kue cara, resoles menjadi penganan paling dicari warga untuk menu berbuka puasa di kawasan Al Fatah Ambon.

Sima (20) salah soerang pedagang takjil di depan Masjid Raya Al Fatah Ambon mengaku hingga memasuki hari ketiga kue cara dan resoles masih menjadi buruan warga untuk berbuka puasa.

Baca Juga :   Berburu Kusu di Taman Manusela, 2 Warga Waipia Ditangkap, Senapan dan Peluru Ikut Disita

“Orang Ambon pung mulu suka makanan baminya (berminyak), jadi wajar jua kalau kue cara deng resoles jadi pilihan utama,” katanya kepada Kampiun.co.id kamis (15/4/2021).

Dari hari pertama puasa, tambah Sima, dua jenis kue ini sangat diminati, bahkan tidak lama berselang membuka lapak, pasti ada saja pengunjung yang membeli.

“Tidak butuh waktu lama, setelah lapak dibuka, detik itupun kue cara dan resoles laku terjual,” terangnya

Menurut Sima, keuntungan menjual takjil di bulan puasa dalam sehari bisa mencapai Rp. 1.000.000, tapi tergantung banyaknya persediaan jajanan.

Baca Juga :   Anak Buah Tepergok Selingkuh dengan Dokter, Kasat Brimob: Tidak Ada yang Kebal Hukum, Kalau Salah Ditindak

“Untung bisa mencapai 1 juta, dan dari keuntungan itu sebagian disisihkan buat modal, kebutuhan sehari-hari, dan tabungan kecilkecilan. Hitung-hitung bantu orang tua lah,” ungkapnya.

Ozy (32) salah satu oedagang lain menjelaskan, selain dua jenis kue tersebut, menu lain yang masih dalam garis keturunan gorengan pun laris. Diantaranya, tahu, gogos dan lainnya.

“Tahu, gogos, dan gorengan lainnya juga laku keras,” pungkasnya

Ia menambahkan, terjangkaunya harga takjil yang ditawarkan ikut memengaruhi masyarakat tetap membeli takjil untuk berbuka puasa.

“Harganya sangat terjangkau. Hampir semua menu berkisar 3 buah per Rp. 5000,” katanya.

Sementara itu Cici (36) pedagang lainnya menerangkan, kue janda berada di posisi berikutnya yang paling diburu. “Selama tiga hari ini, kue janda di lapak saya selalu habis terjual.” tambahnya

Dari hasil pantauan kampiun.co.id, pekan pertama ramadhan ini kue cara dan resoles bertengger di klasemen teratas. Gogos, tahu dan gorengan mengawal ketat di urutan kedua serta kue janda menyusul di peringkat ketiga.

Baca Juga :   Bupati SBB: Hatam Al Quran 36 Kali Dalam Semalam di Hualoy-Tomalehu Harus Jadi Teladan

Sedangkan untuk asida, panakup, dan es pisang ijo masih masih minim peminat meski ada juga warga yang memburunya. (KCI-3)

Ramadhan Pekan Pertama, Kue Cara dan Resoles Laris Manis Diburu Warga

Berita Terkini

Danrem 151 Binaiya Ingatkan Personil Waspadai Berita Hoax dan Bijak Dalam Menggunakan Sosial Media

AMBON, KAMPIUN.CO.ID - Komitmen Komandan Korem (Danrem)151/Binaiya Brigjen TNI Arnold A.P Ritiauw membina dan membentuk prajurit agar selalu mempunyai...

Berita Terkait