PLN Padam Sebulan, Warga Dusun di Desa Tahalupu Shalat Taraweh dalam Suasana Gelap

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Warga dusun di Desa Tahalupu Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengeluhkan listrik yang terus padam hingga sebulan lamanya.

Keluhan itu disampaikan warga dusun Tomi-Tomi Desa Tahalupu lantaran mereka menjalani ibadah puasa Ramadan kali ini tanpa listrik.

Warga setempat, La Andi, mengatakan bahwa dari hari pertama puasa Ramadan, listrik jalur ke kampungnya itu mati total sehingga warga dalam melaksanakan shalat taraweh berjamaah berlangsung dalam keadaan gelap.

Kata dia padamnya lampu di kampungnya itu berlangsung sejak sebulan lalu yang dampaknya dirasakan warga hingga awal ramadhan ini, sehingga masyarakat di kampung itu dalam menjalankan ibadah puasa baik melaksanakan ibadah taraweh berjamaah maupun makan sahur terpaksa kegelapan.

” Dari awal puasa seperti ini, kampung gelap. Sebenarnya lampu ini tidak menyala sudah lebih dari sebulan ini, sampai sekarang kita disini shalat taraweh maupun sahur selalu dalam kegelapan, ” kata Andi kepada Kampiun.co.id, Sabtu (17/04/2021) malam.

Kata Andi, meski dalam suasana mati lampu Warga di kampung dalam melaksanakan shalat taraweh berjamaah, mereka menyalakan lampu darurat berupa genset untuk sekedar menerangi mesjid di saat pelaksanaan shalat isa dan taraweh berjamaah.

Sementara itu, warga lainnya, La Jasmin mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti ini. Apalagi, pemadaman listrik yang berlangsung sebulan lamanya itu tanpa ada kejelasan sama sekali dari pihak PLN.

“Tidak tahu penyebabnya apa, informasinya gardu rusak, tapi dari pihak PLN tidak pernah memberikan keterangan resmi, sampai saat ini kami warga disini resah dengan kondisi PLN seperti ini,” ujarnya dengan nada sedikit kesal.

Jasmin berharap pihak PLN agar bersikap profesional dalam menghadirkan pelayanan listrik bagi masyarakat, minimal jika terjadi pemadaman seperti ini bisa memberikan informasi seperti apa kendalanya agar masyarakat bisa memakluminya.

” Tapi ini seng, lampu mati begitu saja, sementara pihak PLN terkesan acuh tidak mau ambil pusing. Harusnya PLN memberikan keterangan sebab terjadinya pemadaman agar kami warga ini bisa memakluminya,”ujarnya lagi khas dialog Ambonnya.

Kata jasmin warga di dusun itu kesal lantaran berbagai upaya sudah dilakukan termasuk melakukan koordinasi dengan pihak PLN dengan mempertanyakan alasan terjadinya pemadaman listrik di kampungnya itu.

Namun, usaha berupa komunikasi yang coba dibangun dengan pihak PLN di Desa tak seorangpun petugas PLN setempat yang menjawab keluhan warga, bahkan usaha itu terus dilakukan berulang-ulang kali namun pihak PLN enggan memberi keterangan.

Kata Jasmin warga setempat hanya bisa pasrah dan berharap PLN segera merespon keluhan warga itu dengan melakukan perbaikan sehingga kebutuhan warga akan listrik terpenuhi apalagi saat menjalankan ibadah sepanjang bulan Ramadhan ini.(K-B)

PLN Padam Sebulan, Warga Dusun di Desa Tahalupu Shalat Taraweh dalam Suasana Gelap

Berita Terkini

Silaturahim, Kajati Maluku yang Baru Temui Kapolda

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Undang Mugopal menggelar kunjungan silaturahim ke Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri.Pertemuan antara dua petinggi...

Berita Terkait