Peringatkan Cuaca Ekstrem Badai Tropis Surigae, Sekda: Waspada! Jangan Sampai ada Pohon Tumbang di Jalan

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Badai tropis Surigae bisa memberikan dampak yang harus diwaspadai seperti hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat yang berpotensi terjadi di wilayah kepulauan Maluku.

Sebagaimana informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) provinsi Maluku mendeteksi adanya potensi Bibit Siklon Tropis 94W di Samudra Pasifik dari timur laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu kedepan.

Dimana bibit siklon tropis ini mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Menyikapi informasi BMKG ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Kasrul Selang memperingatkan masyarakat Maluku dan Kota Ambon, untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diakibatkan badai tropis kuat Surigae ini.

“ Kita harus mewaspadainya dan harus bersiap-siap, karena akan diterjang hujan dan angin secara tiba-tiba, bahayanya adalah jangan sampai ada pohon tumbang di jalan,” ujar Sekda dalam sambutannya saat membuka kegiatan Semarak Kuliner Ramadhan 1442 Hijriah yang berlangsung di halaman Masjid Al Fatah, Ambon, Minggu (28/4/2021).

Pada kesempatan itu, Sekda menghimbau masyarakat Maluku untuk tetap waspada atas kemungkinan cuaca ekstrem yang ditimbulkan dari pergerakan siklon tropis Surigae yang kemungikannya terjadi sepekan kedepan.

“Kemungkinan akan terjadi sepekan kedepan, dan tinggi gelombang laut yang mengalami peningkatan, dan yang menjadi perhatian terkait hujan dengan intensitas ringan, sedang bahkan yang berpotensi lebat, ” ingatnya lagi.

Mantan Kadis PUPR ini juga meminta masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir yang bisa terjadi beberapa hari ke depan.

Terkait potensi cuaca ekstrem yang ditimbulkan dari bibit siklon tropis surigae sebagaimana warning yang disampaikan pihak BMKG bisa disebarluaskan ke masyarakat agar ada peringatan dini bencana.

“ Saya mohon rekan-rekan media agar bisa membantu memberitakan hal ini. Kita belum melewati masa itu. Tapi mulai hari ini sampai pada tanggal 21 April 2021 mendatang, masih rawan akan badai ini,” jelasnya. (K-B)

Berita Terkini

Guru SD di Buru Selatan Perkosa Cewek ABG, Setelah Pergoki Korban Lagi Begituan Sama Pacarnya

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-LOS, seorang oknum guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, Maluku dilaporkan ke polisi karena diduga...

Berita Terkait