Pempus Realisasi LIN di Maluku, Rovik Affifudin: Lobi Gubernur Bukan Kaleng-kaleng

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pemerintah pusat akhirnya merealisasikan sejumlah program strategis untuk mendukung lumbung ikan nasional (LIN) di provinsi Maluku.

Salah satu program strategis yang kini telah disiapkan untuk mendukung LIN di Maluku adalah pembangunan Ambon new port atau pelabuhan baru di wilayah Maluku.

Pelabuhan ini nantinya akan menjadi salah satu sentra lumbung ikan nasional di Maluku.

Selain itu pelabuhan yang rencananya akan segera dibangun itu juga akan menjadi pelabuhan terpadu yang dapat memenuhi kebutuhan industri perikanan di Maluku.

Presiden Joko Widodo sendiri telah memerintahkan sejumlah menterinya untuk mempercepat pembangunan pelabuhan tersebut.

Perintah percepatan pembangunan pelabuhan penunjang LIN di Maluku ini disampaikan Presiden saat memimpin pertemuan dengan sejumlah menterinya di istana negara beberapa hari yang lalu.

Hadir dalam pertemuan itu juga gubernur Maluku, Murad Ismail.

Pelabuhan penunjang LIN Maluku akan bangun di atas lahan sekitar 200 hektar. Saat ini pemerintah provinsi Maluku tengah berupaya untuk membebaskan lahan pembangunan pelabuhan itu.

Adapun nilai investasi kerja sama antara pemerintah dengan swasta dalam pembangunan pelabuhan baru di Maluku ini sekitar Rp5 triliun. Sementara untuk tahap awal pembangunan sebesar Rp1,3 triliun.

Menanggapi dimulainya realisasi LIN di Maluku, Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afiffudin mengatakan seluruh masyarakat Maluku patut bersyukur dan berterima kasih kepada gubernur Maluku yang selama ini begitu gencar melobi pemerintah pusat untuk LIN.

Baca Juga :   Bantah Terima Uang di KLB Partai Demokrat, Markus Pentury: Kalau Uang Kopi Wajarlah

“Kita semua harus bersyukur karena LIN sudah direalisasikan. Ini berkat perjuangan dan lobi gunernur Maluku selama ini,” kata kepada Kampiun.co.id, Jumat (2/4)2021).

Politisi PPP ini mengungkapkan direalisasikannya LIN di Maluku membuktikan kekuatan lobi dan jaringan yang dimiliki gubernur Murad Ismail bukanlah sembarangan.

Menurutnya perjuangan LIN di Maluku sudah berlangsung lebih dari 15 tahun lalu sejak Karel Albert Ralahalu masih menjabat sebagai gubernur.

Baca Juga :   Gubernur Murad Ismail Letakkan Batu Pertama Awali Pembangunan Masjid Agung Nurul Yasin

“Perjuangan LIN ini adalah perjuangan yang panjang dan melelahkan, dan di masa gubernur Murad Ismail akhirnya bisa terealisasi, jadi saya mau bilang jaringan dan tingkat lobi gubernur kita saat ini bukan kaleng-kaleng,” ungkapnya.

Rovik mengaku sangat mengapresiasi perjuangan gubernur Maluku Murad Ismail hingga LIN di Maluku bisa terealisasi.

Dia mengatakan realisasi LIN di Maluku akan sangat berdampak besar terhadap kesejahteraan seluruh masyarakat di Maluku.

“Tentu kita bersykur karena LIN ini punya multi player efek yang sangat besar tidak hanya bagi daerah tapi juga kesejahteraan masyarat,” katanya.

Selain mengapresiasi perjuangan gubernur Murad Ismail, Rovik juga mengakui direalisasikannya LIN di Maluku berkat perjuangan dan doa semua elemen masyarakat di Maluku.

Baginya jalan panjang menuju LIN di Maluku tidak terlepas dari perjuangan
semua sumber daya di di Maluku, baik pemerintah provinsi, DPRD Maluku, anggota DPR RI dan senator asal Maluku serta semua eleman masyarakat lainnya.

“Karena semua ikut berjuang, mahasiswa berjuang, aktivis berjuang, akademisi berjuang, pemuda dan perempuan berjuang berama pemprov dan DPRD,” katanya. (KPI)

Berita Terkini

Berita Terkait