Merry Tjoanda Resmi Sandang Guru Besar Fakultas Hukum Unpatti

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Fakultas Hukum Universitas Pattimura kembali menambah satu lagi tenaga pengajar berstatus guru besar di bidang hukum. Adalah Prof. Dr. Merry Tjoanda, S.H., M.H yang resmi dikukuhkan. Mery Tjoanda dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu hukum pada Fakultas Hukum Unpatti.

Proses pengukuhan ini berlangsung dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura yang dipimpin Rektor Unpatti, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum di Auditorium Unpatti. Senin (12/04/2021).

Pengukuhan dibuka secara resmi oleh Ketua Senat, Prof. Dr. E. M. Nirahua. SH, M, Hum, ditandai dengan pembacaan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 133619/MPK/KP/2020 tentang Kenaikan Jabatan Akademik / Fungsional Dosen Mentri Pendidikan dan Kebudayaan. Serta surat Rektor Unpatti nomor 162/UN13/KP/2017 tanggal 6 Januari 2017.

Tjoanda dalam pidato ilmiahnya berjudul Perbuatan Melawan Hukum Dalam Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah itu mengatakan, judul tersebut beranjak dari tindakan pemerintahan di ranah hukum privat yang menyangkut penggunaan wewenang pemerintahan, utamanya berkenaan dengan kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah, legalitas dan keabsahan tindakan pemerintah, tanggungjawab dan tanggung gugat pejabat dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa baik dari aspek hukum (teoritis) maupun dari aspek praktik hukum.Penyelenggaraan pemerintahan yang baik, adalah landasan yang baik bagi penyusunan dan penerapan kebijakan negara yang demokratis dalam era globalisasi.

Fenomena demokrasi ditandai dengan menguatnya kontrol masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, sementara fenomena globalsası ditandai dengan saling ketergantungan antara bangsa, terutama dalam pengelolaan sumber-sumber daya ekonomi dan aktifitas dunia usaha. Dengan demikian, pengadaan barang dan jasa untuk kepentingan pemerintah merupakan salah satu alat untuk menggerakan roda perekonomian. Oleh karena itu penyerapan anggaran melalui pengadaan barang menjadi sangat penting. Namun, hal ini tidak kalah penting ialah, urgensi pelaksanaan pengadaan mesti efektif, efisien, serta ekonomis untuk mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan anggaran.

Selain itu, Rektor UNPATTI, Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum dalam sambutannya berharap, guru besar yang terpilih dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan lebih baik lagi.

“Jadi Bu Merry, dalam melaksanakan tugas-tugas ini saya mohon tidak cukup sampai di sini. Terus berkarya untuk memberikan manfaat kepada semua orang,” harap Saptenno.

Rektor mengajak agar jabatan Guru Besar dapat menghasilkan tulisan-tulisan yang terus dikembangkan. “Jadi kita harus belajar menulis di jurnal nasional maupun internasional,” jelasnya. (K-2)

Merry Tjoanda Resmi Sandang Guru Besar Fakultas Hukum Unpatti

Berita Terkini

Anggap Kedes Meyano Langgar Aturan, Fatlolon : Tersangka Korupsi Malah Dipertahankan

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Pelajar asal Desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alfin Fatlolon, angkat bicara terkait proses...

Berita Terkait