Lawan Infodemik Covid- 19, AJI Ambon Gelar Webinar Kupas Tantangan Media Mis-Disinformasi Pandemi

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ambon menggelar webinar, bahas tema melawan infodemik Covid-19, Tantangan Media Melawan Mis-Disinformasi Pandemi Covid – 19 di Ambon.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Google News Initiative ini berlangsung terbuka diikuti kalangan jurnalis dan publik secara umum via zoom, Selasa (28/04/2021).

Webinar melawan infodemik Covid-19 dengan tema spesifik “Tantangan Media Melawan Mis-Disinformasi Pandemi Covid 19 di Ambon” ini menghadirkan Narasumber antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg.Wendy Pelupessy, M.Kes, Pemeriksa fakta tersertifikasi google, Zairin Salampessy, Pimpinan redaksi ameks.id (Ambon Ekspres Grup), Yani Kubangun dipandu Jurnalis Kompas.com/AJI Ambon,Ambon, Rahman Patty.

Kadis Kesehatan kota Ambon, drg.Wendy Pelupessy, M.Kes, dalam pemaparannya menyebut bagaimana pemerintah kota Ambon dalam menangani Covid-19 terutama langkah – langkah yang diambil untuk meyakinkan masyarakat tentang adanya virus COVID-19.

Kata Pelupessy Pemkot Ambon telah memaksimalkan penyampaian informasi baik melalui berbagai saluran informasi media, baik media cetak maupun media elektronik. Hal ini terus dilakukan agar masyarakat mendapat informasi kebenaran dari virus ini dan masyarakat sadar serta bersedia untuk menjalani vaksinasi yang diprogramkan pemerintah sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di kota Ambon.

“Selama ini kami terus menyampaikan informasi perkembangan Covid-19 di kota Ambon, terkait jumlah kasus terkonfirmasi dan upaya penanganan Covid-19 berupa penyuntikan vaksinasi, ” ujarnya.

Sementara itu Dalam prespektif media, tingkat kepercayaan publik terkait virus Covid – 19 di kota Ambon menurun hal ini dipengaruhi prilaku pejabat pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Pimpinan redaksi ameks.id (Ambon Ekspres Grup), Yani Kubangun atas sejumlah kasus prokes yang lalai dijalankan pejabat pemerintah sehingga berdampak pada tingkat kepercayaan publik atas virus Covid-19 di kota Ambon.

” Prilaku pemerintah dalam proteks, jadi contoh masyarakat. Pejabat penerintah tak gunakan masker, jarak diabaikan, seperti kasus joget-joget di kantor DPRD sampai pada pejabat terkonfirmasi positif covid-19, sehingga masyarakat abai karena prilaku pejabat, dampaknya sosialisasi menjadi tidak efektif, ” terang Kubangun.

Selain itu dalam menyampaikan informasi tentang Covid-19, kata Kubangun media di kota Ambon mengandalkan narasumber tunggal sehingga informasi yang disajikan terkesan subjektif, hal ini karena sulitnya mendapatkan narasumber yang kompeten dan pemerintah terkesan tertutup dalam memberikan informasi terutama perkembangan data Covid-19 kepada media.

Sisi lain dari penyebaran informasi melalui media mainstream banyak informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, informasi hoax masih banyak ditemui berseliweran di berbagai platform media sosial.

Hal ini disampaikan Pemeriksa fakta tersertifikasi google, Zairin Salampessy, menyusul tingginya angka pengguna media sosial yang tidak didukung dengan tingkat literasi mempengaruhi masyarakat tidak dapat membedakan mana informasi yang benar dan informasi yang tidak benar atau hoax.

Kata Salampessy, untuk membedakan informasi fakta dan hoax yang tersebar di berbagai platform media sosial, masyarakat perlu mengeceknya terlebih dulu informasi awal melalui cek fakta, atau mengeceknya melalui media resmi yang sudah terverivikasi di dewan pers.

” Salah satu cara mengecek informasi itu benar atau hoaks dengan melihatnya di salah satu media resmi yang terverivikasi di dewan pers, atau juga bisa lewat cekfakta.com, ” jelasnya.

Kegiatan Webinar yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu diikuti peserta diskusi dengan cukup antusias.

Diakhir kegiatan panitia webinar membagikan dooprize bagi peserta yang sudah mengajukan sejumlah pertanyaan dan peserta webinar berhak atas setifikat yang diberikan langsung AJI Indonesia. (K-B)

Lawan Infodemik Covid- 19, AJI Ambon Gelar Webinar Kupas Tantangan Media Mis-Disinformasi Pandemi

Berita Terkini

Silaturahim, Kajati Maluku yang Baru Temui Kapolda

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Undang Mugopal menggelar kunjungan silaturahim ke Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri.Pertemuan antara dua petinggi...

Berita Terkait