Kemenkominfo RI Gali Problem Rill Pengembangan Ekonomi Berbasis Digital di Kota Ambon

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika dan Direktorat Pemberdayaan Informatika menggelar kegiatan Forum Group Diskussion (FGD) dengan melibatkan penggerak komunitas ekositem digital di Kota Ambon.

Kegiatan FGD sebagai program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini diikuti para pelaku komunitas bisnis digital, unsur pemerintah, industri, akademisi dan komunitas di masing – masing kota. Kegiatan ini berlangsung di Aula Politeknik Negeri Ambon Jl. Ir. M. Putuhena, Rumah Tiga, Kota Ambon, Maluku, Rabu (07/04).

Dalam pemaparannya, Manager Bahana Cipta Teknologi, Sudirman yang menjadi narasumber dalam kegiatan FGD ini mengatakan program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital merupakan program yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memaksimalkan potensi besar, ide dan bakat masyarakat Indonesia melalui pengembangan perusahaan rintisan berbasis digital.

“ Kegiatan FGD ini bertujuan untuk pengenalan program, mengenali kebutuhan dan potensi masing – masing kota, menggali problema riil dan kesiapan masing-masing daerah dalam pengembangan ekonomi berbasis digital, “ ujar Sudirman.

Dikatakan, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital akan memperluas skala dan kualitas program melalui kolaborasi dengan seluruh penggerak komunitas ekosistem digital dengan harapan program ini dapat memaksimalkan potensi daerah dan memberikan pemerataan peluang kewirausahaan berbasis digital.

Program ini sendiri kata Sudirman, telah dilaksanakan sejak tahun 2016 dan terdiri dari tahapan ignition, workshop, hacksprint, bootcamp, serta incubation.

“ Pada tahun 2020 Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini telah dilaksanakan di 17 kota dan telah menghasilkan 166 startup yang berhasil lolos hingga tahap akhir inkubasi, “ sebutnya.

Lanjutnya, untuk tahun 2021, Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital akan diselenggarakan di 20 kota di Indonesia, termasuk di kota Ambon yang dimulai dengan menggelar FGD sebagai langkah awal menjalankan program ini.

“ Sekarang kita baru mulai di kota Ambon, kita ingin mendengar problem riil maupun tantangan yang dihadapi oleh teman-teman di kota Ambon, sehingga kita bisa mengenali kebutuhan dan potensi untuk pengembangan ekonomi berbasis digital ini, “ jelasnya.(KB/L)

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait