Dari Dalam Bui, Roby Kainama Kendalikan Peredaran Sabu di Maluku

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Roby Kainama alias Roby terpidana kasus narkoba yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Rutan Kelas II Ambon bukanlah orang sembarangan.

Pasalnya meski telah dibui, ia masih tetap leluasa menjalankan bisnis narkoba dari balik jeruji besi.

Ia bahkan diduga punya kuasa untuk mengendalikan sejumlah oknum pegawai rutan dan pegawai Lapas untuk memusluskan bisnis haramnya itu.

Namun aksinya mengendalikan peredaran narkoba akhirnya terhenti setelah petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku menangkapnya di dalam Rutan.

Roby ditangkap petugas BNN dan petugas Kemenkum HAM wilayah Maluku pada Senin (5/4/2021) kemarin.

Ia ditangkap lantaran ditengarai sebagai pengendali jaringan peredaran narkoba di Maluku selama ini.

Kepala BNN Maluku, Brigjen MZ Muttaqien mengatakan penangkapan Roby dilakukan setelah petugas BNN menangkap dua kurir sabu VN dan MC di kawasan Bandara Pattimura Ambon pada Senin pagi (5/4/2021).

“RB (Roby) kita tangkap di Rutan Ambon setelah penangkapan terhadap dua kurir VM dan MC di kawasan bandara Pattimura,” kata Muttaqien kepada Kampiun.co.id, via telepon seluler, Selasa (6/4/2021).

Menurut Muttaqien saat diperiksa, ternyata kedua kurir ini sempat berkomunikasi dengan Roby.

“Dua kurir yang ditangkap kedapatan sempat berkomunikasi dengan RB yang ada di dalam tahanan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ambon New Port Segera Dibangun, Jokowi: Targetnya 2 Tahun Rampung

Saat menangkap VN dan MC petugas BNN berhasil menyita 50 gram sabu senilai Rp 150 juta, 8 unit handphone, 10 buah ATM dan 5 buah buku rekening.

Muttaqien mengaku dari hasil pemeriksaan, Rony diduga merupakan pengendali jaringan narkoba di wilayah Maluku.

“Kita sita 8 HP, 10 ATM dan 5 buku rekeninh yang semua berkaitan dengan transaksi narkoba di Rutan dan jaringan di luar Rutan yang dikendalikan langsung oleh RB,” ungkapanya.

Baca Juga :   Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jasad Wanita Tanpa Busana, Danu dan Faisal Langsung Kabur

Menurutnya penangkapan terhadap RB dilakukam setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kepala Kanwil Hukum dan HAM Maluku, Andi Nurka.

“Atas perintah Pak Kakaknwil kita langsung menangkap RB di dalam Rutan, penangkapan dipimpin Pak Kakanwil dan saya sendiri,” ujarnya.

Roby merupakan terpidana kasus narkoba yang sebelumnya ditangkap di Desa Sepa Kabupaten Maluku Tengah oleh anggota Satuan Narkoba Polres Maluku Tengah pada desember 2020 lalu.

Setelah menjalani sidang di Pengadilan
Negeri Masohi, hakim memvonis yang bersangkutan selama 4 tahun penjara.

Ia langsung dijebloskan ke Rutan Ambon. Meski berada di balik jeruji besi, Roby ternyata masih bisa mengendalikan peredaran narkoba dari balik penjara. (KQQ)

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait