Curahan Hati Tukang Becak Ambon Mengais Rezeki di Bulan Ramadhan

Baca Juga

 

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Perjuangan hidup tidak seenteng membolak-balik telapak tangan. Apalagi bagi penarik becak, saat ayam berkokok menyambut fajar, mereka sudah bersiap untuk mengayuh pedal sepanjang hari demi pulang membawa sebongkah rezeki.

Kondisi berbeda dihadapi kala datangnya bulan Ramadhan. Apalagi dibaluti ancaman pandemi Covid-19 seperti sekarang. Para tukang becak harus memeras tenaga dan keringat untuk mendapatkan uang.

Namun itu bukan kendala bagi tukang becak, demi sanak keluarga badai sekalipun akan diterjang.

“Alhamdulillah, pendapatan di bulan puasa tidak jauh berbeda dari bulan-bulan sebelumnya,” Kata La Abu kepada kampiun.co.id, di pangkalan becak pelataran Amplas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (16/4/2021).

Menurut La Abu (55), walaupun dunia sedang diserang pandemi dan berpapasan bulan puasa, tidak mengurungkan semangatnya untuk mengais rezeki, dengan cara menarik becak.

“Mau Pandemi atau virus apapun, saya tetap narik becak. Kalau tidak, saya dan keluarga mau makan apa,” ujarnya.

Dia bilang, dari hasil menarik becak, telah mengantarkan anak-anaknya berhasil menyelesaikan pendidikan sampai ke tingkat Perguruan Tinggi.

“Ya, paling kalau rezekinya banyak pendapatan bisa sampai Rp.100.000 bahkan lebih. Dari kekuatan itu hingga saya bisa menyekolahkan 4 orang anak sampai jenjang Perguruan Tinggi,” kisahnya.

Baca Juga :   Tiga RT di Jalan Baru Ambon Bagi-bagi Makanan Buka Puasa Gratis

Sementara Suprapto (59), tukang becak lainnya mengatakan, pendapatan di bulan puasa kali ini lebih sedikit ketimbang bulan sebelumnya, ditambah lagi sekarang musim corona. Jadi menurun sekali hasil yang dibawa pulang ke rumah.

“Lumayan sedikit, tapi saya tetap bersyukur, mungkin ini sudah menjadi ketetapan saya,” tuturnya.

Ia menambahkan, penghasilan terbanyak Rp50 ribu dalam sehari, lebih-lebih hanya Rp35 ribuan, terkecuali punya pelanggan tetap.

Dia juga bilang, anak-anak sekolah yang melakukan aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah juga berpengaruh terhadap penghasilan tukang becak.

Baca Juga :   Tiga RT di Jalan Baru Ambon Bagi-bagi Makanan Buka Puasa Gratis

“Anak-anak sekolah sering naik becak, jadi kalau belajar di rumah, ya Rp.50.000 cukuplah untuk makan keluarga.” Kata pria tua kelahiran Madiun. (KCI-3)

Berita Terkini

Pesan Mengharukan Briptu Elizer ke Istri Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Seorang Anggota Satlantas Polres Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku Briptu EB (28) alias Elizer ditemukan tewas diduga bunuh...

Berita Terkait