Cabuli Menantunya yang Sedang Hamil, Warga Passo Ini Dihukum 7 Tahun Bui

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Pengadilan Negeri Ambon memvonis Heronimus Walten alias Roni, terdakwa kasus pencabulan selama tujuh tahun penjara.

Terdakwa sivonis bersalah oleh majelis hakim dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (7/4/2021).

Dalam sidang itu majelis hakim menilai terdakwa terbukti mencabuli menantunya sendiri yang sedang hamil.

Majelis hakim yang diketuai Andi Adha juga menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan pidana asusila sebagaimana diatur pasal 289 KUHP.

“Menyatakan terdakwa Heronimus Walten Alias Roni terbukti bersalah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan sesuai pasal 289 KUHP dan menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada terdakwa,” kata majelis hakim saat membacakan amar putusan.

Selain vonis penjara, majlis hakim juga menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 1 tahun penjara.

“Dengan ketentuan putusan ini berkekuatan hukum tetap apabila terdakwa tidak membayar denda maka akan diganti dengan pidana penjara tambahan selama satu tahun,” kata hakim.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya memimta majelis hakim agar menghukum terdakwa 8 tahun penjara.

Mendengar putusan hakim tersebut, terdakwa yang didampingi Kuasa Hukumnya Penny Tupan menyatakan pikir-pikir.

Kasus pencabulan yang dilakukan Roni terhadap menantunya itu terjadi di rumah terdakwa di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Ambon pada Selasa 11 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga :   Nafsu Jajah Otak, Seorang Petani di Pulau Buru Nekat Setubuhi Siswi SMA

Aksi pencabukan itu terjadi saat korban yang keletihan usai pulang dari kebun tertidur di ruangan rumah mertuanya itu. Saat tebangun, Roni menawarkan untuk memijat korban hingga korban pun tertidur kembalu.

Saat itulah terdakwa langsung mencabuli menantunya itu.

Karena tidak terima korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. (KPI)

Baca Juga :   Nafsu Jajah Otak, Seorang Petani di Pulau Buru Nekat Setubuhi Siswi SMA

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait