Bunuh Usaha Kecil, Warga Latu Tolak Keberadaan Indomaret dan Alfamidi

Baca Juga

 

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Dinilai berdampak merugikan pasar tradisional (pedagag kecil), warga Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, menolak kehadiran minimarket Indomaret dan Alfamidi di perkampungan mereka.

Aksi penolakan itu dilakukan dengan cara membentang spanduk bertuliskan himbauan untuk tidak menerima pasar modern dibangun, di atas tanah mereka.

Takdir, mahasiswa Latu menganggap, rencana pembangunan Indomaret dan Alfamidi tidak berdampak baik bagi masyarakat setempat. Justru sebaliknya, pasar modern ini akan mencekik  peluang usaha kecil dan menengah di sana.

Dia mengatakan, selama ini warga menggantungkan hidup dengan usaha warung (kios).

Ya selama ini kan warga hanya bergantung di kios-kios kecil. Jika Indomaret ataupun Alfamidi, maka yakin sungguh usaha-usaha kecil warga akan kalah saing dan hanya menunggu waktu untuk bangkrut saja. Makanya kami menolak dengan tegas kehadiran pasar modern itu,” tegas Takdir kepada Kampiun.co.id, Rabu (21/4/2021).

Dia juga menegaskan, jika pembangunan pasar modern tetap berjalan, mereka akan temui Pemerintah Daerah untuk menindaklanjuti tuntutan penolakan terkait kehadiran bisnis kapitalis itu.

Sementara Baem, warga dan pemilik kios kecil berharap agar Pemerintah Daerah tidak memberi ijin membangun pasar modern. Ihwal itu guna mendorong usahanya terus berkembang.

“Alfamidi deng Indomaret itu kalau bikin akang di kota bole. Kalau mau bersaing dengan katong pedagang kecil di kampong ini, pasti katong kalah,” kata Baem berdialeg Ambon.

Selain di Latu, aksi penolakan juga dilakukan oleh warga di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu. Bahkan mereka lebih awal telah melayangkan keberatan kepada Pemerintah Daerah setempat.

Di Indonesia keberadaan pasar tradisional bukan semata merupakan urusan ekonomi, tetapi lebih jauh kepada norma ranah budaya, sekaligus peradaban yang berlangsung sejak lama.

Ditengah arus modernitas, keberadaan pasar tradisional sebagai suatu budaya bangsa saat ini mencoba untuk bertahan dan mengembangkan diri, agar bisa besaing ditengah arus tersebut.

Namun saat ini pasar modern seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi berkembang kian pesat. Dan dominasi pasar modern telah menjadikan pasar tradisional mengalami kesulitan mendapatkan akses ekonomi, sehingga berpeluang terjadi praktek monopoli dan permainan kotor para kaum kapitalis. (KCL)

Bunuh Usaha Kecil, Warga Latu Tolak Keberadaan Indomaret dan Alfamidi

Berita Terkini

Ribuan Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Jenderal Sudirman

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kemacatan parah terjadi di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Ambon, Rabu malam (12/5/2021).Kemacetan parah yang terjadi di malam takbiran...

Berita Terkait