Belum Genap Seminggu Komandan Brimob yang Disuntik Vaksin AstraZeneca di Ambon Meninggal Dunia

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Komandan kompi Batalyon A Satuan Brimob Polda Maluku, Iptu LT dilaporkan meninggal dunia, Minggu pagi (4/3/2021).

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sesak nafas di rumahnya sejak Sabtu malam.

Saat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku korban sudah tidak bernyawa lagi.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan sebelum sesak nafas dan meninggal dunia, lima hari lalu tepatnya pada tanggal 30 Maret 2021 korban sempat disuntik vaksin AstraZeneca.

“Setelah disuntik vaksin besoknya tanggal 31 Maert korban meriang,” kata Roem kepada Kampiun.co.id, Minggu.

Menurut Roem sebelum akhirnya meninggal dunia, istri korban sempat melihat suaminya itu terbaring di sofa dalam kondisi lemas.

Sang istri lalu membawa suaminya ke.rumah sakit, sayang sebelum dirawat korban telah meninggal dunia terlebih dahulu.

“Benar yang bersangkutan (Iptu LT)
meninggal tadi pagi jadi sebelum di bawah ke rumah sakit yang bersangkutan sudah meninggal,” kata Roem.

Roem menjelaskan setelah mengikuti vaksinasi dan korban meriang keesokan harinya, istri korban langsung mengantar suaminya itu untuk berobat ke rumah sakit.

Tapi setelah sampai di rumah sakit, dokter yang memeriksa kondisi korban tidak menemukan adanya penyakit apapun pada diri korban.

Baca Juga :   Warga Penerima Vaksin di Ambon Capai 23.935 Orang

“Saat diperiksa tidak ada penyakit apa-apa lalu korban diberikan obat setelah itu korban minum lalu sembuh lagi seperti biasa,” ungkapnya.

Namun entah mengapa, lima hari setelah menerima vaksin, Iptu LT meninggal dunia.

Menurut Roem kematian korban belum bisa disimpulkan karena korban diberi vaksin AstraZeneca.

Seban dari hasil swab yang dilakukan korban terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

“Hasil tes, korban positif Covid-19. Jadi tidak bisa kita bilang karena vaksin,” katanya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, Doni Rerung juga memasrikan bahwa korban meninggal karena positif teepapar corona.

Baca Juga :   Komandan Brimob yang Meninggal Usai 5 Hari Divaksin Punya Riwayat Hipertensi

“Hasil TCR di RSUD Ambon, korban positif Covid-19,” katanya. (KPL)

Berita Terkini

Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Polsek Leihitu Razia Miras dan Masker

 AMBON,KAMPIUN.CO.ID- Menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta menciptakan suasana kondusif di bulan Ramadhan, Polisi Sektor (Polsek) Leihitu...

Berita Terkait