8 Bulan Padam, Aliansi Masyarakat Seram Demo PLN

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID– Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Seram (AMS), menggelar aksi unjuk rasa, di depan kantor wilayah Perusahaan Listrik Negera (PLN) Maluku—Maluku Utara, Senin (26/4/2021).

Mereka menuntut pihak PLN, tidak bertindak sewenang-wenang atas pemadaman listrik yang dilakukan sepihak selama 8 bulan berjalan.

Amin Silawane, salah seorang pendemo mengatakan, aksi yang dilakukan tersebut sebagai teguran bagi PLN, agar tidak bertindak semena-mena dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Orang tua kami di kampung butuh listrik. Apalagi ini bulan puasa,” teriak Amin dalam orasinya.

Menurutnya, kurang lebih delapan bulan berjalan listrik di Kecamatan Tehoru mengalami pemadaman dengan alasan-alasan tak jelas, sehingga memicu keresahan di tengah-tengah masyarakat.

“Masa burung dan pohon-pohon disalahkan terus. Alasannya yang rasional dong. Listrik padam, kok alam yang disalahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, sambung dia, pada 2020 masyarakat telah melakukan demontrasi di PLN Cabang Tehoru, audiensi dengan PLN Masohi, hingga pertemuan bersama pihak PLN Maluku-Maluku Utara. Tapi sampai kini, aspirasi masyarakat belum juga direspon.

“Dari demo, audiensi, dan pertemuan secara baik-baik sudah kami tempuh, tapi hasilnya nihil,” ungkapnya dalam demo tadi.

Menurutnya, masyarakat selalu tunaikan kewajiban, seperti membayar iuran dan tanpa potongan sepersen pun.

Baca Juga :   Ambon Gelap Gulita, Warga Mengeluh, PLN Minta Maaf

“Biaya tetap sama, tanpa potongan sedikit pun. Dimana keadilannya,” tanya Silawane.

Dia mengancam, selama PLN belum merespon dan menyelesaikan tuntutan mereka, pihaknya akan tetap bersuara.

“Kalau PLN memandang enteng masalah ini, ya demontrasi jilid selanjutnya masih ada.” Tegasnya. (KCI-3)

Baca Juga :   Sempat Terputus, Jalan Lintas Seram di SBB Kini Sudah Bisa Dilewati Kembali
8 Bulan Padam, Aliansi Masyarakat Seram Demo PLN

Berita Terkini

Ambon Keluar Dari Zona Merah, Satgas: Pasien Sembuh Meningkat

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Kota Ambon, Provinsi Maluku kembali keluar dari zona merah atau risiko penyebaran Covid-19.Ambon kembali ke zona oranye dengan mengantongi...

Berita Terkait