15 Tahun Bui Ganjaran untuk Pelaku Utama Pembunuh Mahasiswa Unpatti, Bakri dan Rian 10 Tahun

Baca Juga

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon memvonis Erwin Nakul terdakwa pembunuh mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Husein Suat selama 15 tahun penjara.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan itu, majelis hakim
menyatakan Erwin terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama dengan teman-temannya yang menyebabkan nyawa orang lain melayang.

Perbuatan Erwin dinilai telah melanggar Pasal 338 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Mengadili, menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa utama dengan pidana penjara selama 15 tahun, di potong masa tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim, Wilson Manuhua saat membacakan amar putusannya, Selasa (20/4/2021).

Selain memvonis Erwin selama 15 tahun penjara, majelis hakim juga memvonis dua terdakwa lain yakni Bakri Mahu alias Bakri dan Rian Kaimudin masing-masing 10 tahun penjara.

“Sementara untuk kedua rekannya dijatuhi hukuman dengan pidana penjara masing-masing selama 10 tahun penjara di potong masa tahanan,” sebut Hakim.

Adapun hal-hal yang memberatkan para terdakwa lanjut hakim yakni perbuatan para mereka telah meresahkan masyarakat.

Sementara hal yang meringankan para terdakwa mengakui perbuatannya.

Untuk diketahui aksi pembunuhan terhadap korban terjadi di atas Jembatan Merah Putih Ambon pada 11 Februari 2021 dinihari.

Baca Juga :   Anak Buah Tepergok Selingkuh dengan Dokter, Kasat Brimob: Tidak Ada yang Kebal Hukum, Kalau Salah Ditindak

Saat itu korban bersama sejumlah rekannya dikejar para pelaku setelah mereka terlibat cekcok di kawasan LIPI Ambon.

Korban yang saat itu berboncengan dengan seorang temannya ditendang dari atas sepeda motor dan setelah korban jatuh, para pelaku langsung mengeroyok korban.

Erwin sebagai pelaku utama saat itu langsung mengeluarkan pisau dan menikam korban di bagian punggung hingga tewas.

Dalam kasus ini terdapat enam orang pelaku. Tiga terdakwa yang masih di bawah umur sebelumnya telah menjalani persidangan telah divonis oleh hakim tunggal di Pengadilan Negeri Ambon, Hamzah Kailul.

Baca Juga :   Hujan Air Mata Antar Jasad Praka Alif Angkotasan ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Ketiga terdakwa yang masih di bawah umur itu yakni YN (16) dipenjara selama 4 tahun, MOO (17) dan MK (16) divonis satu tahun enam bulan kurungan. (KQQ)

Berita Terkini

Seleksi CPNS, 19 Nama Putra Daerah Maluku Dikirim ke Kejagung RI

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Sebanyak 19 nama Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Tahun 2021 khusus...

Berita Terkait