Warga Keluhkan Listrik Padam Berhari-Hari, Kepala PLN Ranting Tahalupu SBB Acuh

Baca Juga

AMBON, KAMPIUN.CO.ID – Listrik di jalur dusun-dusun yang berada di Desa Tahalupu Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat, padam hampir sebulan lamanya.
Belum ada keterangan resmi dari pihak PLN ranting Tahalupu terkait penyebab dari padamnya lampu yang hingga kini sudah terhitung 21 hari itu.

Salah satu dusun yang alami pemadaman listrik hampir sebulan itu adalah dusun Tomi-Tomi. Padahal lampu di Desa Tahalupu, Induk PLN itu berada terus menyala. Termasuk beberapa dusun yang dialiri listrik PLN Ranting Tahalupu itu juga menyala walau tak selalu normal.

” Padahal di Desa Tahalupu itu lampu terus menyala, kenapa kita disini padam, sampai sekarang sudah masuk 21 hari ini, entah alasannya apa, ” tanya La Tapia, warga dusun Tomi-Tomi saat berbincang dengan Kampiun.co.id Rabu (31/03/2021).

Kata dia, padamnya lampu di wilayahnya yang hampir sebulan ini dampaknya sangat dirasakan oleh warga, terutama bagi mereka yang memerlukan listrik dalam menunjang aktifitas keseharian mereka.

Selain itu, dampak dari pemadaman listrik ini membuat akses telekomunikasi di dusun itu lumpuh total, warga kesal lantaran tak dapat memfungsikan perangkat telekomunikasi berupa handphone yang dimiliki karena mati total.

” Mati lampu ini, warga disini kesal tak dapat berkomunikasi, HP yang mereka miliki tak berfungsi mati total, mau cas bagaimana kalau lampu mati, ” ketusnya.

Warga lainnya, Jasmin juga mengaku jika warga di dusun itu kesal atas padamnya lampu. dia pun mempertanyakan alasan penyebab terjadinya pemadaman lampu hingga hampir sebulan ini.
Mereka kecewa karena pihak PLN tak kunjung memberikan penjelesan terkait sebab terjadinya pemadaman lampu, bahkan pihak pemerintah dusun setempat juga sudah melakukan koordinasi dan pihak PLN hingga saat ini tak kunjung memberi kejelasan.

Padahal menurutnya, PLN Ranting Tahalupu itu baru kali pertama dioperasikan semenjak setahun lalu, untuk di dusun Tomi-tomi sendiri belum sampai pada pertengahan tahun ini. Meski belum lama dioperasikan, namun tak bisa menghindari terjadinya pemadaman hingga berhari-hari.

“Kami kecewa kepada PLN, padahal kami sudah memenuhi kewajiban kami membayar administrasi seperti yang ditentukan, tapi giliran mereka malah lampu dipadamkan tanpa ada alasan yang pasti, “ keluhnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak PLN ranting Tahalupu belum berhasil dihubungi untuk diminta konfirmasinya. (KB/L)

Berita Terkini

Tarawih Pertama di Masjid Alfatah Ambon Dipadati Jamaah, Prokes Tetap Jalan

AMBON,KAMPIUN.CO.ID-Masjid Raya Alfatah Ambon menggelar shalat tarawih perdana menjelang 1 Ramadhan 1442 Hijriah, Senin malam (12/4/2021).Shalat tarawih perdana ini...

Berita Terkait